Mendagri Tegaskan Lagi Syamsul Masih Pimpin Sumut

Walaupun telah mendekam di dalam tahanan selama 10 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Jakarta, Syamsul Arifin, tetap menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut).

Jabatan tersebut tidak akan berubah hingga ada putusan final pengadilan.

Demikian ditegaskan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada wartawan, ketika ditanyakan terkait status tersangka Gubernur Sumatera Utara yang menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dikatakan Gamawan, status tersebut lazim halnya dilakukan Kementerian Dalam Negeri terhadap kepala daerah yang terlibat kasus tindak pidana korupsi.

Perubahan status dan penonaktifan kepala daerah sebutnya dilakukan setelah dijadikan terdakwa di pengadilan. “Ketetapan dari pengadilan tersebut yang akan menjadi rujukan kementerian dalam mengajukan penonaktifan,” kata Gamawan, tadi malam.

Dengan hal ini, segala aktifitas dan operasi kantor Gubernur masih tetap dibawah kendali Syamsul Arifin. Namun Gamawan menyarankan agar hal-hal administrasi yang rutin dapat dilakukan Wakil Gubernur (Wagub) untuk mengefisiensikan anggaran dan kinerja.

Diketahui, KPK menahan Syamsul Arifin terkait dugaan korupsi APBD sewaktu menjabat sebagai Bupati Langkat. Setelah menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam lamanya pada, Jumat (22/10) malam, Syamsul Arifin, akhirnya ditahan.

Syamsul Arifin diduga

 

 

melakukan penyelewengan dana APBD Langkat yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp31 miliar. Namun Ketua DPD Partai Golkar Sumut itu telah mengembalikan uang ke kas negara sebesar Rp62 miliar dari dugaan korupsi senilai Rp102,7 miliar.

Pengacara

Walaupun saat ini Syamsul Arifin telah didampingi oleh Tim Kuasa Hukum dari Dewan Pimpinanan Pusat (DPP) Partai Golkar dalam kasus dugaan korupsi yang menjeratnya di Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK), tetapi masih ada pengacara lain yang simpatik untuk membantu Gubernur Sumut tersebut.

Indra Sahnun Lubis, salah serang pengacara di Jakarta bersama stafnya pagi ini menjumpai Gubernur Sumut, Syamsul Arifin di Rutan Salemba. Kedatangannya kali ini untuk menawarkan jasanya kepada mantan Bupati Langkat tersebut.

Dijumpai usai menjenguk Ketua Golkar Sumut tersebut, Indra Sahnun Lubis mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan perundingan pihak Syamsul. “Belum tahu apakah Pak Syamsul mau memakai kami jadi pengacaranya atau tidak, karena  baru berembuk tadi,” ungkap Indra Sahnun.

Lanjut Sahnun, kalaupun nantinya Syamsul Arifin mau didampingi maka pihaknya siap untuk bergabung dengan tim pengacara dari DPP Partai Golkar yang selama ini mendampingi Syamsul dalam poses hukum di KPK. “Kita siap bergabung dengan tim yang sudah ada,” ungkap Indra. [kcm]

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: