Ada Apa dengan KPK, Apa Ada?

Gebrakan KPK menangani dan menangkap orang-orang tertentu dan kebanyakan dari daerah kini jadi sorotan masyarakat di Sumatera Utara pasca penahanan Gubsu H Syamsul Arifin di Rutan Salemba. Karena Syamsul baru sekali dipanggil dan belum diperiksa langsung ditahan. Sementara kasus Bank Century, Jhony Allen, Hary Sabarno dan banyak lagi, tak juga ketahuan ujurng pangkalnya. Ada apa atau apa ada dengan KPK? Kok kelihatannya KPK bertindak tebang pilih yang pada akhirnya bisa menimbulkan asumsi seakan KPK bisa distel untuk menahan yang itu dan tidak menahan yang ini.

Kini KPK kembali dalam pemberitaan soal jaksa yang mau mendeponering kasus BIbit-Chandra yang dituduh menerima suap. Sebuah kasus yang sebenarnya di mata hukum dan di mata KPK sendiri adalah kasus yang tak punya arti, karena Bibit-Chandra masih dalam status tersangka, yang harus dibuktikan kebenarannya di Pengadilan. Sama dengan yang selalu dikatakan KPK sendiri dalam tiap menahan orang; Benar tidaknya kan pengadilan yang akan

 

 

membuktikan! Maka kitapun heran, kok dalam kasus mereka di mana mereka selalu membuat orang  yang jadi tersangka seperti itu, Bibit-Chandra seperti ketakutan menghadapinya. Sampai-sampai kita jadi tertawa geli dibuat pimpinan KPK yang bernama Jassin saat  dia melakukan sumpah sendiri tanpa ada yang menyuruh, mengangkat Al Quran di kepalanya lalu bersumpah bahwa dia tak menerima suap.

Kita mau bertanya, apakah bisa bila ada orang yang dituduh suap oleh KPK lalu dia bersumpah seperti yang dilakukan Jassin kasusnya akan dideponir KPK?  Sebagai pimpinan KPK yang selama ini dianggap sakti dan suci, tak seharusnya mereka berbuat seperti itu. Sebaliknya mereka harus bersikap gagah perkasa dengan mengatakan, kami siap ke pengadilan dan akan kami buktikan bahwa kami bersih tidak terlibat dalam kasus suap yang dikatakan Anggodo. Tak perduli walau masyarakat meminta agar mereka dibebaskan.

Seharusnyalah orang jujur dan bersih dalam situasi yang bagaimanapun haruslah bisa menunjukkan dirinya sebagai orang bersih dan jujur, tidak seperti yang ditampilkan pimpinan-pimpinan KPK ini. Sebab mereka adalah orang yang digaji besar oleh rakyat untuk menangani kasus suap dan korupsi. Maka adillah bila mereka ketimpa dalam kasus yang selalu mereka tuduhkan pada orang lain, mereka berani tampil gagah perkasa di pengadilan, setidaknya untuk membuktikan kepada masyarakat, bahwa KPK tidak Cuma bisa berbuat kepada orang lain saja, tapi saat mereka mendapat kasus yang sama mereka juga siap ke pengadilan.

Inilah yang membuat rakyat kini bertanya-tanya tentang keb eradaan KPK. Bertambah lagi dengan cara-cara mereka yang terlihat seperti tebang pilih dalam menangani kasus. Dan kitapun yang selama ini mengagungkan KPK sebagai institusi paling bersih, hanya bisa mengangguk-angguk sambil senyum tatkala para demonstrans melempari kantor KPK dengan telor busuk.

[HT Abizaid]

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: