Archive for Oktober, 2010

29 Oktober 2010

Suara Rakyat, Suara Setan!

Pilkada: kehebohan yang menjadi tak bermakna

Hukum mengendap-endap, seperti penembak jitu yang diam menunggu seseorang muncul ke permukaan. Rakyat pun dibuat jadi kelihatan bodoh, ketika pemimpin pilihan mereka diseret jadi pesakitan. Kini, suara rakyat telah jadi suara setan!

Gubsu H Syamsul Arifin ditahan KPK. Walikota Medan, Rahudman Harahap dijadikan tersangka. Mulut pengamat berbuih mengatakan rakyat telah salah memilih. Berani betul mempersalahkan suara rakyat, dan keberanian semacam ini hanya dimiliki oleh mereka yang berbakat jadi tirani, tak punya ruang hidup dalam demokrasi. Kecuali Tuhan, tak ada yang punya hak merasa lebih benar dari suara rakyat.

Vox populi vox Dei, atau suara rakyat (adalah) suara Tuhan, adalah ungkapan bahasa Latin yang lahir di abad pertengahan. Ungkapan yang sangat termasyhur itu tidak pernah dimaksudnya untuk menyimpulkan suara rakyat adalah firman Tuhan, sama nilainya seperti yang tertulis dalam kitab-kitab suci. Maknanya adalah, arah perjalanan sebuah negara ditentukan oleh rakyatnya. Mana yang terbaik, siapa yang paling benar, selalu saja jadi perdebatan, dan oleh karenanya suara terbanyak, diterima sebagai yang terdekat kepada kebenaran.

read more »

Iklan
29 Oktober 2010

Tunggu di Pengadilan

Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, kembali menegaskan dirinya bertanggung jawab sebagai pemimpin. Ditegaskannya, soal bersalah atau tidak, hanya pengadilan yang berhak memutuskan.

read more »

29 Oktober 2010

Tetap Ketua Golkar Sumut

Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Langkat tahun 2000-2007, Syamsul Arifin masih tercatat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut.

read more »

29 Oktober 2010

Rahudman: Saya Sedang Dimainkan

JAKARTA, Mandiri

Walikota Medan Rahudman Harahap yang telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) terkait kasus dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) APBD Pemkab Tapsel tahun 2005 sebesar Rp1,5 miliar, tampak tenang-tenang saja.

read more »

28 Oktober 2010

PKS Tak Sabar ‘Ambilalih’ Kantor Gubsu?

Sigit Pramono

Medan, Mandiri

Pernyataan petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut tentang berbagai “rencana” yang akan mereka lakukan setelah H Syamsul Arifin dinonaktifkan dari jabatan Gubsu dinilai mencerminkan ketidaksabaran untuk mengambilalih kekuasaan di kantor Gubsu.

Hal itu tercermin dari perbincangan hangat para PNS di kantor Gubsu, kemarin, setelah mereka membaca keterangan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara dari Partai Keadilan Sejahtera Sigit Pramono Asri, di media massa.

“Sangat tidak etis mengeluarkan pernyataan semacam itu. Orang bisa beranggapan bahwa PKS sangat happy dengan apa yang menimpa Pak Syamsul, dan tampaknya mereka memang sangat happy,” ujar seorang PNS yang minta jatidirinya dirahasiakan.

Dia menyebutkan, walaupun politik pada dasarnya adalah soal perebutan kekuasaan, tetapi hasrat berkuasa itu harus tetap dibingkai dalam etika kesantunan dan kepatutan.

read more »

28 Oktober 2010

Mentawai Luluh Lantak

Mentawai, Mandiri

Korban tewas tsunami di Kepulauan Mentawai terus bertambah. Data Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat terakhir menyebutkan, korban tewas mencapai 272 korban.”Dari rekap data sementara korban jiwa bertambah menjadi 272 orang,” kata Kepala Pusat Pengendali Operasi BPBD Sumbar Ade Edward kepada wartawan, Rabu (27/10).

Hingga saat ini, BPBD masih menghitung jumlah korban tewas. “Rekap masih berjalan, kemungkinan mencapai 300 lebih korban,” ujarnya.Ade mengatakan, data tersebut dibuat berdasarkan laporan warga di 4 kecamatan yang diterjang ombak setinggi 6 meter, Senin (25/10) kemarin.

Namun, ada juga jasad yang ditemukan Tim SAR saat melakukan penyisiran di Kepulauan Mentawai.”Sebagian korban dilaporkan sudah dikebumikan dan sebagian sudah dievakuasi,” katanya.Gempa 7,2 SR mengguncang Kepulauan Mentawai, lusa kemarin. 509 orang dari 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Sikakap, Pagai Utara, Pagai Selatan, dan Sipora Selatan, dilaporkan hilang.

read more »

27 Oktober 2010

Warga Teluk Aru Solid Dukung Syamsul Arifin

MEDAN, MANDIRI

Segenap keluarga besar dan simpatisan Partai Amanat Nasional (PAN), Wilayah Teluk Aru meliputi Kecamatan Babalan Pangkalan Berandan, Sei Lepan, Berandan Barat, Pangkalan Susu, Besitang dan Kecamatan Pematang Jaya meminta kepada berbagai pihak atau kelompok-kelompok masyarakat, tidak melakukan intervensi ataupun tekanan-tekanan politik terhadap KPK.

Demikian Ketua PAN  Kecamatan Sei Lepan, Fahrianto, didampingi Wakilnya Ibrahim termasuk Ketua PAN Babalan mewakili Pimpinan Cabang PAN lainnya dalam keterangannya kepada wartawan  di Medan,  Selasa (26/10).Menurut Fahrianto, sebanyak 99 persen masyarakat Kabupaten Langkat, terutama di Teluk Aru hingga kini masih sangat setia dan tetap solid terhadap H. Syamsul Arifin, SE.  Kalaupun  ada yang terbilang tidak suka, atau tidak puas terhadap  sosok kepepimpinan H. Syamsul Arifin,SE baik semasa menjabat Bupati Langkat maupun Gubsu, jumlahnya bisa dihitung dengan jari tangan.

read more »

25 Oktober 2010

KPK Garang Soal Syamsul Senyap Soal Century

Medan, Mandiri

Partai Golkar bereaksi sangat keras soal penahanan Gubernur Sumut, H Syamsul Arifin, SE, yaang juga ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Syamsul Arifin. Golkar meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya garang soal kasus Syamsul, tetap skandal kasus Bank Century hingga saat ini masih senyap.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menanggapi pertanyaan wartawan atas penahanan Gubsu. “Tidak hanya ini kasus Syamsul, kami juga fokus pada masalah Century,” kata Aburizal saat menjenguk Syamsul di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu 23 Oktober 2010.

Menurut dia, kasus Century harus secepatnya diselesaikan hingga menyeret semua orang yang terlibat. Kasus Century terkesan mandek setelah DPR menyerahkan rekomendasi kepada kejaksaan dan kepolisian. Namun, hingga beberapa bulan tak kunjung terlihat tindak lanjutnya.
Bukan kali ini saja Partai Golkar menyesalkan sikap KPK yang lebih memprioritaskan kasus-kasus kecil namun mengabaikan yang jauh lebih besar.

read more »

25 Oktober 2010

Mengapa KPK Begitu Semangat Menahan Gubsu?

Banyak pihak yang merasakan KPK tampak sangat bersemangat untuk menahan H Syamsul Arifin. Seperti disampaikan sendiri oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, dia kecewa dengan penahanan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin, karena dia baru sekali menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, dan kabarnya sama sekali belum memasuki materi perkara.

“Beliau diperiksa sekali, langsung ditahan. Pemeriksaan juga pendahuluan saja, belum masalah materinya,” katanya seraya berharap asas praduga tak bersalah tetap diterapkan.

Sementara itu, sumber Harian Mandiri di Jakarta, melihat indikasi bahwa penahanan tampaknya sudah diputuskan KPK bahkan sebelum pemeriksaan dimulai. “Ini kan janggal, dan bertentangan dengan pernyataan juru bicara KPK sebelumnya, bahwa keputusan penahanan Syamsul akan ditentukan oleh hasil pemeriksaan,” ujarnya.

read more »

24 Oktober 2010

Gubsu: Jangan Bela Saya dengan Cara Ekstrem

Jakarta, Mandiri

Gubsu H Syamsul Arifin SE berpesan kepada masyarakat, terutama pendukung dan simpatisannya agar tidak melakukan gerakan ekstrem apalagi termakan provokasi dalam menyikapi penahanan dirinya oleh KPK di Rutan Salemba Jakarta, karena hal itu dapat merugikan dirinya secara politis maupun hukum sebab dirinya akan dianggap sebagai dalangnya.

“Saya mengimbau semua pihak agar tetap mempertahankan kondusivitas Sumut tetap aman dan tertib. Jangan munculkan gerakan kekecewaan secara ekstrem. Kalau ada pihak yang mungkin memanfaatkan momentum ini untuk ‘menghantam’ saya terus, silakan saja. Namun yang ingin membela saya dengan membuat gerakan ekstrem, saya minta jangan lakukan, karena itu akan merugikan saya sebab saya akan dituduh menadi dalangnya,” tegas Gubsu saat ditanya wartawan di Rutan Salemba Jakarta, Minggu (24/10) siang.

read more »

24 Oktober 2010

PPP Terpukul atas Penahanan Syamsul Arifin

Medan, Mandiri

Peristiwa yang sedang dialami Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Syamsul Arifin dinilai adalah sebuah kesedihan mendalam bagi warga Sumatera Utara. Khususnya bagi PPP, kata Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara, H Fadly Nurzal, yang merupakan partai pendukung ketika H Syamsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho maju sebagai Cagubsu dan Cawagubsu pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara beberapa tahun lalu.

“Sosok H Syamsul Arifin adalah sahabat PPP dan sahabat semua suku serta kalangan yang ada di Provinsi Sumatera Utara,” kata H Fadly Nurzal kepada wartawan di Medan, Minggu (24/10).

read more »