5 Teroris Diterbangkan ke Aceh

–Polisi Buru 2 Teroris Hingga ke Lobang Semut–

MEDAN, MANDIRI

Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan terus melakukan pengejaran terhadap 2 orang teroris yang kabur dalam suatu penangkapan pihak Kepolisian Sektor Medan Kota di Jalan SM Raja, Medan, persis di depan Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan, Ahad (11/4) dini hari lalu.

“Ke lobang semut pun kedua teroris itu bersembunyi akan kita buru,” kata Wakapolda Sumut Brigjen Pol Syafruddin didampingi Kabid Humas Kobes Pol Baharudin Djafar dan Kapoltabes Medan Sekitarnya Kombes Pol Imam Margono, Senin (12/4) saat ditemui di Bandara Polonia Medan usai memberangkatkan 5 orang tersangka teroris ke Banda Aceh.

Untuk itu, kini Poldasu sedang memburu 2 orang tersangka teroris yang telah melarikan diri saat terjadinya penangkapan terhadap 6 orang teroris, katanya.

Dijelaskannya, jumlah teroris yang datang ke Medan saat itu ada 8 orang. Sementara yang dua berhasil melarikan diri karena saat itu 1 orang sedang membeli makanan sedangkan 1 orang lagi ketika aparat mendekati langsung lari.

Untuk itulah, kini 2 orang lagi masih buron. Dan kini aparat kepolisian daerah Sumatera Utara terus mengejar mereka.

2 orang buron tersebut adalah Ali (28) warga Aceh, cirri-ciri, rambut pendek 1 cm, tinggi Badan 165 cm, kurus tegap dan berotot, pakai kaos hitam celana hitam. Sedangkan seorang lagi Daud alias Usman alias Gito, ciri-ciri rambut pendek 3 cm, tinggi badan 165 Cm, pakai kaos lengan panjang warna hijau, celana coklat kain parasut, dan kulit sawo mateng.

Diharapkan, kepada masyarakat yang bertemu 2 orang tersebut segera melaporkan ke Poldasu atau dapat menghubungi, Dir Reskrim Poldasu 0819891989, Kabib Humas Poldasu 0811648978, Kasat I Pidum Dit Reskrim Poldasu 08125505918.

Dari 6 orang teroris yang berhasil ditangkap Ahad dinihari lalu, hanya 5 orang yang dibawa ke Banda Aceh untuk pengembangan lebih lanjut. Sementara 1 orang teroris tidak bisa dibawa karena sedang dirawat di RS Bhayangkara. Tersangka mengidap penyakit demam berdarah, kata Wakapolda.

Dijelaskannya, adapun yang dibawa ke Banda Aceh antara lain, Qomaruddin alias Abu Musa alias Mustaqin alias Abu Yusuf alias Hafshoh, Pandu Wicaksono Widya Putro alias Pandu alias Abu Asma, Bayu Sena alias Bayu alias Budi Rahmat alias Tono alias Seno, Ibrohim alias Deni alias Suramto, Jakfar alias Lutfi alias Upen alias Abu Musa.

Sementara Yusuf Arifin alias Rambo tidak bisa dibawa karena mengidap penyakit demam berdarah, tandas Wakapolda. [ali]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: