KPU Sumut Dinilai Campuri Internal PPRN

MEDAN, MANDIRI

LSM Lembaga Basis Demokrasi (LBD) mempertanyakan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut yang dinilai ikut campur terlalu jauh dalam internal Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), terkait Pemilukada Humbahas.

KPU beralasan surat dukungan PPRN kepada pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Humbahas Periode 2010-2015, Saut Parlindungan Simamora dan Parlaungan Lumbantoruan tidak sah karena ditandatangani Ketua Umum Amelia A Yani dan Sekjen Maluddin Sitorus.

KPU beranggapan, Sekjen PPRN yang sah dan terdaftar di Depkum HAM adalah HVTA Simandjuntak. Padahal, HVTA Simandjuntak diketahui telah mengundurkan diri secara resmi sebagai Sekjen DPP PPRN pada 9 Januari 2010 karena usianya yang sudah lanjut (83 tahun) serta domisilinya yang berada di Kota Bandung.

Pengunduran diri HVTA Simandjuntak ini juga telah didaftarkan secara resmi lewat akte notaris dan diumumkan lewat salah satu media cetak nasional pada 10 Januari 2010. Pihak DPP juga telah melaporkan pengunduran diri Simanjuntak kepada Menkum HAM pada 8 Februari 2010.

Sebagai pengganti HVTA Simandjuntak ditunjuklah Drs Maluddin Sitorus MM yang merupakan Wakil I Sekjen DPP PPRN. Namun surat dukungan yang ditandatangani Maluddin Sitorus inilah yang tidak diakui KPU Sumut keabsahanya.

“Seharusnya KPU Sumut tidak perlu mempersoalkan hal-hal yang seharusnya tidak menjadi masalah. Karena secara internal partai pun hal itu tidak menjadi masalah kenapa justu KPU mempersoalkannya,” kata Ketua Lembaga Basis Demokrasi Rinto Maha didampingi Sekretaris Ksatria Tarigan kepada wartawan, Rabu (7/4) di Medan.

Baik Rinto maupun Ksatria Tarigan mempertanyakan netralitas KPU Sumut terhadap salah satu pasangan calon, dan menduga ada makelar kasus (markus) di KPU Sumut yang ikut bermain dibalik penolakan terhadap pasangan Calon KDh yang diusung PPRN.

“Kita menduga ada markus di KPU Sumut yang memiliki kepentingan terhadap salah satu pasangan calon. KPU seharusnya bersikap netral dan tidak memihak salah satu pihak manapun,” kata Rinto Maha.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya PPRN mengalami konflik internal dimana Ketua DPD PPRN Humbahas Deka Silaban mendukung pasangan Calon Bupati Incumbent Maddin Sihombing, dalam Pemilukada Humbahas 2010-2015.

Namun dukungan tersebut diprotes DPD karena pengambilan keputusan tidak melibatkan pengurus partai. Akibatnya, DPP PPRN pun memecat Deka Silaban sebagai Ketua DPD Humbahas. DPP PPRN Humbahas sendiri akhirnya memutuskan untuk mendukung pasangan Saut Parlindungan Simamora dan Parlaungan Lumbantoruan. [ysc]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: