Pj Walikota Sudah Tandatangani Pencairan Anggaran Panwas

MEDAN, MANDIRI

Pj Walikota sudah menandatangani penggunaan dana Panwaslukada Medan untuk mendorong kinerja pengawasan pelaksanaan Pemilukada Medan 12 Mei mendatang.

Hal ini dikemukakan Plt Sekda Kota Medan M Fitriyus dihadapan Panwaslukada Kecamatan Se-Kota Medan dalam Rapat Kerja Panwaslukada Kecamatan se-Kota Medan yang berlangsung 7-8 April 2010 di Hotel Grand Antares Medan, Rabu (7/4).

Menurut Fitriyus, terkendalanya pencairan dana tersebut, bukan karena kurang tanggapnya pemerintah ke panwas di waktu lalu, namun disebabkan belum pastinya keberadaan Panwaslukada Medan. Tapi dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Pemko Medan menyambut terbuka kehadiran Panwas.

Dan terkait hak Panwaslukada atau kewajiban pemerintah termasuk anggaran panwas akan segera dicairkan setelah ditandatangani Pj Walikota Medan.

Kepada wartawan, ia mengatakan dana hibah telah ditandatangani kedua belah pihak dan akan dicairkan dalam beberapa hari. Terkait adanya kabar pemotongan, ia menegaskan pemotongan tidak ada, tetapi berapa anggaran yang dibutuhkan pihak panwas, sebesar itu yang dicairkan. “Pemotongan dana panwas tidak ada, tapi pencairan dana sesuai dengan kebutuhan dan tahapan pemilukada,” katanya.

Selanjutnya, Fitriyus juga meminta kepada Panwaslukada Kota dan Kecamatan untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Terkait, netralitas PNS, ditegaskannya berdasarkan surat edaran pemerintah pusat, PNS harus netral. PNS harus netral pada pemilukada ini, katanya seraya mengharapkan agar pelaksanaan pemilukada berjalan dengan sukses, aman dan lancar.

Sementara Ketua Panwaslukada Medan Drs M Aswin menjelaskan, pihaknya telah mengajukan pencairan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar dari Rp 7,4 miliar. Dana awal ini untuk honorarium Panwas Kota, Kecamatan, sekretariat, pelantikan dan sejumlah kebutuhan lainnya.

“Keseluruhan anggaran telah diajukan, tetapi diputuskan secara bertahap pencairannya, katanya seraya mengharapkan dana ini segera dicairkan karena mendesaknya kebutuhan pengawasan tahapan pemilukada tahun ini.

Selanjutnya, M Aswin mengatakan, anggota panwas kecamatan yang bertugas kali ini diwajibkan yang telah berusia 35 tahun keatas karena dibutuhkan petugas yang bertanggung jawab penuh atas kinerjanya. Selain itu, panwas kecamatan juga harus memiliki integritas dan komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya mengabdi untuk mengawasi pelaksanaan Pemilukada Medan.

Sedangkan Kapoltabes MS Kombes Imam Margono mengatakan tugas Poltabes Medan bersinergi dengan tugas panwas yakni menjaga stabilitas kekondusifan pelaksanaan pemilukada dari awal hingga akhir termasuk menjaga rasa aman masyarakat.

Selain itu, pihak kepolisian juga menjaga keamanan kampanye, para pasangan calon, anggota KPU Medan dan Panwaslukada Medan. “Kita juga akan bekerja sama dengan panwas untuk mengantisipasi adanya intimidasi terhadap petugas panwaslukada yang bertugas di pemilukada tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Medan Evi Novida Ginting memamparkan secara singkat tahapan-tahapan Pemilukada Kota Medan yang akan berlangsung pada 12 Mei 2010 dari awal hingga akhir. “KPU Medan mengharapkan Panwaslukada mampu mengawasi berbagai tahapan-tahapan Pemilukada hingga hasil akhir pemungutan suara dimulai dari KPPS, PPS, PPK hingga KPU Medan. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: