Dituduh Parbegu Ganjang, Sekeluarga Dianiaya

SIBORONGBORONG, MANDIRI

Manganar Silaban (52), R Br Purba (57) dan Tulus Silaban (25), warga Desa Sipultak Dolok, Tapanuli Utara, Kamis (25/3) sekitar pukul 21.00 WIB dianiaya sekelompok warga. Bahkan rumah korban dirusak dan mereka diusir dari Desa Sipultak Dolok. Warga melakukan tindakan tersebut karena Manganar dan keluarga dituduh memelihara Begu Ganjang (Parbegu Ganjang/Santet).

Akibat tinakan anarkis warga, Manganar dan keluarganya babak belur. Korban mengalami pendarahan di bagian wajah dan akhirnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siborongborong. Berdasarkan laporan korban, Polsek Siborongborong membuat surat panggilan kepada tujuh warga desa yang diduga sebagai aktor pelaku penganiayaan dan pegerusakan rumah korban.

Namun panggilan kepada ketujuh warga mendapat perlawanan warga desa. Selasa (6/4), puluhan warga Desa Sipultak Dolok mendatangi Kantor Polsek Siborongborong. Dihadapan Kapolsek, warga mengatakan, mereka tidak mau kalau hanya tujuh warga diperiksa terkait kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Sipultak Dolok. “Kami tidak mau kalau hanya tujuh warga yang diperiksa, kami akan bersama-sama memasuki kantor polsek ini,” ujar massa.

Berbagai macam rayuan dilakukan petugas Polsek Siborongborong agar ketujuh warga bersedia diperiksa. Namun lagi-lagi warga desa melakukan penolakan. “Kami tidak mau kalau hanya tujuh warga diperiksa. Kalau tetap dilakukan pemeriksaan, maka seluruh warga Desa Sipultak Dolok harus diperiksa,” teriak warga.

Kapolsek Siborongborong AKP A Siagian dihadapan warga mengatakan, “Tolong jangan dihalang-halangi tugas dan kinerja kami untuk memeriksa ketujuh orang warga untuk dimintai keterangan.” Kapolsek juga mengatakan, “Tolong kalian pikir dulu, kalau kalian membuat laporan ke polsek ini tidak kami tanggapi bagimana perasaan kalian. Kita melakukan penggilan terhadap ketujuh orang sesuai dengan laporan dan pengaduan korban Manganar Silaban dan laporan ini harus kami proses sesuai dengan tugas dan kinerja kami sebagai pengayom masyarakat.”

Adapun ketujuh warga yang akan diperiksa terkait kasus penganiayaan dan pegerusakan rumah di Desa Sipultak Dolok yang dibacakan oleh petugas polsek dihadapan warga antara lain, Anto Silaban, Hotler Silaban, Uba Silaban, B Silaban, K Silaban, S Silaban dan T Silaban.

Sementara warga Desa Sipultak Dolok kepada Mandiri di Polsek Siborongborong mengatakan, mereka menuntut agar Polsek Siborongborong mengusir Manganar Silaban bersama keluarganya, karena selama ini Manganar memelihara Begu Ganjang dan sudah ada korban jiwa akibat perbuatannya. Saat ditanya apakah warga bisa membuktikan kematian warga disebabkan Manganar Silaban yang dituduh memelihara Begu Ganjang, warga tidak dapat menjawab.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah Wakapolres Taput Kompol Martin Nasution turun ke Kantor Polsek Siborongborong dan mengatakan agar warga meninggalkan lokasi. Warga pun bergegas meninggalkan Kantor Polsek Siborongborong dan pemeriksaan terhadap ketujuh warga yang diduga sebagai pelaku penganiayaan dan pengerusakan rumah Manapar Silaban tidak jadi diperiksa. [frh]

One Comment to “Dituduh Parbegu Ganjang, Sekeluarga Dianiaya”

  1. begu ganjang itu apaan yaa??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: