Tahapan Pemilukada Medan Tidak Ditunda

–Kuasa Hukum Tergugat: PTUN Tidak Berwenang Adili Gugatan Rudolf–

MEDAN, MANDIRI

Masyarakat diimbau tidak percaya terhadap pemberitaan yang menyebutkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan menunda tahapan Pemilukada Kota Medan. Sebab PTUN tidak pernah menetapkan penundaan tahapan Pemilukada Medan. PTUN hanya memerintahkan kepada tergugat Ketua KPU Medan untuk menunda pelaksanaan dan tindak lanjut surat keputusan tergugat.

Hal itu disampaikan Kuasa Hukum Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik SH, Amar Hanafi SH, Irwanta Rasmadan SH, Affan Ramadeni SH, Muhammad Rangga Budiantara SH, dan Indra Gunawan Purba SH dalam jumpa pers di Kantor KPU Medan, Jalan Kejaksaan, Kamis (1/4). Juga hadir dalam jumpa pers, Ketua KPU Medan Evi Novida Ginting didampingi Anggota Rahmat Kartolo Simanjuntak, Bakhrul Khair Amal dan Yenni Khairiah Rambe.

“Tidak ada satu pun diktum hukum yang memerintahkan KPU Medan harus menghentikan atau menunda tahapan Pemilukada. Yang ada hakim PTUN memerintahkan kepada tergugat supaya menunda pelaksanaan dan tindak lanjut surat keputusan Ketua KPU. Jadi tidak betul pemberitaan yang menyebutkan tahapan harus ditunda, itu informasi yang menyesatkan. Karena kalau KPU Medan menghentikan tahapan yang tengah berlangsung saat ini KPU Medan akan melanggar hukum, sebab dalam undang-undang disebutkan yang bisa membatalkan tahapan pemilukada apabila ada kejadian luar biasa (force major),” tukasnya.

Agus merinci, pada sidang perdana yang digelar, Selasa (30/3), Hakim PTUN Medan sama sekali tidak ada memerintahkan supaya tahapan Pemilukada Medan ditunda. Yang ada, hakim memerintahkan kepada tergugat Ketua KPU Medan supaya menunda pelaksanaan dan tindak lanjut surat keputusan tergugat yaitu, surat Ketua KPU Medan No 270/875/III/KPU-MDN/2010 tanggal 12 Maret 2010, perihal tidak memenuhi syarat pencalonan untuk ditetapkan menjadi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan.

Kemudian surat Ketua KPU Medan No 270/918/III/KPU-MDN/2010 tanggal 17 Maret 2010 perihal penjelasan, keputusan KPU Medan No 59 Tahun 2010 tentang penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan pada Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Medan Tahun 2010 tertanggal 13 Maret 2010, dan pengumuman KPU Medan No 270/903/KPU-MDN/2010 tertanggal 13 Maret 2010 tentang penetapan nama dan nomor urut pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan Tahun 2010.

Kuasa hukum tergugat Ketua KPU Medan juga menyampaikan pihaknya akan menyurati Komisi Yudisial (KY) agar memantau jalannya persidangan di PTUN Medan. Tindakan ini diambil kuasa hukum tergugat dengan harapan persidangan dapat berlangsung sesuai koridor hukum.

Sementara dalam eksepsi kuasa hukum tergugat Ketua KPU Medan yang dibacakan pada persidangan lanjutan di PTUN Medan, Jalan Listrik, Medan, Kamis (1/4), disebutkan PTUN tidak berwenang mengadili gugatan Balon Walikota Rudolf M Pardede sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung RI No 8 Tahun 2005 tentang petunjuk teknis tentang sengketa pemilihan umum kepala daerah, objek terperkara dalam perkara aquo bukan merupakan sengketa tata usaha negara sehingga PTUN Medan tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa dan mengadilinya.

“Karena itu PTUN tidak berwenang untuk menerbitkan penetapan No 18/G/2010/PTUN-MDN tanggal 26 Maret 2010, sehingga cukup beralasan menurut hukum membatalkan atau mencabut penetapan tersebut. Berdasarkan fakta-fakta hukum di atas dimohon kepada hakim tunggal PTUN Medan yang memeriksa dan mengadili perkara untuk memutuskan amar menerima eksepsi tergugat untuk seluruhnya, menyatakan pengadilan PTUN tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara, serta membatalkan dan mencabut penetapan PTUN,” tegas kuasa hukum tergugat Ketua KPU Medan. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: