Muktamirin Asal Sumut Terlantar

MAKASSAR, MANDIRI

Peserta muktamar (muktamirin) asal Provinsi Sumatera Utara yang jumlahnya hampir mencapai 200 orang sempat terlantar berjam-jam lamanya di arena Muktamar ke 32 Nahdlatul Ulama (NU), Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, akibat ketidaksigapan panitia dalam menyediakan penginapan peserta muktamar.

Muktamirin asal Sumut menjejakkan kaki di arena muktamar, Senin (22/3) sekitar pukul 04.00 WIT. Ironisnya, saat rombongan yang dipimpin Ketua PWNU Sumut Ashari Tambunan ini tiba, tidak ada satu pun panitia yang menyambut. Kedatangan muktamirin yang telah menempuh perjalanan udara berjam-jam lamanya ini hanya disambut salah seorang petugas keamanan muktamar bernama Tedi.

Karena tidak ada satu pun panitia yang berwenang dalam menyediakan penginapan peserta menunjukkan batang hidungnya, muktamirin asal Sumut yang beberapa diantaranya sudah berusia lanjut harus terlantar di arena muktamar berjam-jam lamanya. Sebagian ada yang duduk-duduk, sebagian lagi tampak jalan-jalan guna melepaskan penat selama perjalanan sembari terus berupaya menghubungi pihak panitia.

Upaya pihak NU Sumut dalam melobi panitia tampak sedikit berhasil setelah kemudian Gedung Marhamah dibuka. Namun ironisnya, yang dibuka pihak panitia hanya pintu utama gedung sementara pintu masing-masing kamar tetap terkunci rapat membuat peserta tetap tidak dapat istirahat secara layak alias tetap terlantar. Mereka akhirnya harus sabar terlantar selama beberapa jam hingga dibukanya registrasi peserta oleh panitia mulai pukul 08.00 WIB.

Informasi yang diperoleh wartawan, panitia sebenarnya telah menyiapkan Wisma 13 sebagai tempat penginapan muktamirin asal Sumut. Namun tempat tersebut telah lebih dulu ditempati peserta asal Madura yang tiba di lokasi muktamar sekitar pukul 01.00 WIB. Rombongan asal Madura berhasil menempati Wisma 13 setelah sebelumnya terlibat cekcok dengan panitia bahkan sempat merampas kartu pengenal salah seorang panitia.

Sekretaris PW GP Ansor Sumut Zulkarnain yang ditemui di arena muktamar sangat menyesalkan kejadian tersebut. Padahal beberapa jam sebelum rombongan tiba, Zulkarnain didampingi Wakil Sekretaris Suwardi Sinaga dan Anggota Departemen Keuangan PW GP Ansor Sumut Feriandi telah memberi tahu panitia bahwa rombongan dari Sumut akan tiba sekaligus meminta panitia secepatnya menyiapkan tempat istirahat.

Namun kenyataannya, meski pengurus Ansor Sumut yang lebih dulu tiba di arena muktamar telah memberitahu panitia muktamar bahwa rombongan dari Sumut akan tiba, pihak panitia tetap tidak mampu menyiapkan tempat penginapan dengan sigap berbuntut terlantarnya muktamirin asal Sumut selama berjam-jam lamanya.

“Peristiwa ini terjadi akibat ketidakberesan kinerja panitia pusat maupun panitia lokal. Pada muktamar yang akan datang kita mengharapkan NU mengikutsertakan seluruh banom dalam kepanitiaan agar peristiwa Muktamar Makasar ini tidak terulang ,” tandas Zulkarnain yang terus mengawal muktamirin asal Sumut hingga mendapatkan tempat penginapan dari panitia. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: