Kepling Tertangkap Basah Pasang Baleho Kandidat

MEDAN, MANDIRI
Seluruh aparatur pemerintahan dituntut netralitasnya dalam menghadapi penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Medan. Jika memang terbukti keterlibatan aparat pemerintah yang berpihak kepada salah satu pasangan calon, sepantasnya oknum terkait ditindak tegas.
Hal tersebut diutarakan Anggota Panitia Khusus (pansus) Pemilukada DPRD Medan HT Bahrumsyah kepada wartawan, usai penetapan Calon Walikota Medan Periode 2010-2105 di Hotel Garuda Plaza, Sabtu (13/3), sehubungan dengan temuan pemasangan baleho salah satu kandidat Walikota-Wakil Walikota Medan oleh Kepala Lingkungan (Kepling) atas instruksi Lurah.
“Kita tagih janji Pelaksana Tugas Pj Walikota Medan H Fitriyus yang sebelumnya pernah mengatakan akan menindak tegas jajarannya yang tidak netral,” ujar Bahrumsyah yang ketika itu didampingi teman sefraksinya di PAN, Kuat Surbakti.
Menurutnya, aparat pemerintah khususnya Kepling agar bersikap netral. Sebab jika hal ini dibiarkan akan dikhawatirkan muncul gejolak, rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah. Karenanya, Bahrumsyah mengimbau agar segera diambil tindakan, jika perlu Kepling terkait dipecat karena secara terang-terangan sudah melakukan itu.
Tentu masyarakat melihat ini sebagai suatu bentuk ketidakadilan dan ketidakjujuran. Selama ini sering terjadi karena belum tertangkap tangan. Baru kali ini, tandasnya.
Dalam kaitan tersebut, Pansus Pilkada DPRD Medan, kata Bahrumsyah, akan membuat laporan ke Panwas yang kemudian diminta agar segera memanggil kepling terkait untuk diklarifikasi. Di sisi lain, keterlibatan Lurah tersebut agar diberi sanksi dengan mencopotnya dari jabatannya.
Temuan yang disaksikan oleh Bahrumsyah berawal ketika dirinya akan pulang menuju kediamannya. Persis di persimpangan Jalan Tol Kampung Salam Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Jumat (12/3) malam, sejumlah Kepling di Lingkungan III, XXX, XV, VII dan XXXI memasang baleho salah satu pasangan kandidat di lokasi tersebut.
Selidik punya selidik, Bahrumsyah mendapatkan informasi dari Kepling bersangkutan bahwa mereka diinstruksikan oleh Lurah Belawan II Rudi Asriandi. Dengan terpampangnya baleho milik pasangan tersebut, maka baleho Maulana-Arif yang sebelumnya terpajang di lokasi itu raib, berganti dengan baleho yang dipasang para Kepling.
Lurah Kelurahan Belawan II Rudi Asriandi ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya membantah hal itu. Dia katakan hal itu tidak benar dan tidak ada instruksi darinya agar Kepling memasang baleho salah satu pasangan calon di lokasi tersebut. “Tidak benar dan tidak ada instruksi itu,” ujarnya. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: