Korban Tewas M City: 1 Lurah, 2 Staf Camat

MEDAN, MANDIRI

Selain satu orang ajudan dan tiga pengawal pribadi Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin SE, seorang Lurah dan 2 staf Camat Kecamatan Medan Perjuangan dan Medan Kota juga ikut menjadi korban tewas terbakarnya tempat hiburan M City, Jalan Watingin simpang Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat malam (4/12).

Keterangan yang diperoleh wartawan dari Pj Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Sabtu (4/12), via selular, Lurah Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai Budi Indra Utama, lulusan STPDN, tewas bersama 19 orang lainnya.

Budi, Sabtu (5/12) siang sudah dikebumikan oleh pihak keluarganya di pekuburan Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, dekat kediaman korban, setelah pihak keluarga mengambil jasadnya dari kamar mayat RSUP Pirngadi Medan.

Selain Lurah Tegal Sari Mandala II, saff Kantor Camat Medan Perjuangan, Syaiful Asri, warga Jalan Pahlawan Medan, juga tewas. Kemudian Kasie Pemerintahan Kecamatan Medan Kota Efrizal, juga turut menjadi korban.

Namun Pj Walikota Medan masih merahasiakan nama seorang oknum PNS di jajaran Pemko Medan lainnya, karena identitas korban belum dapat dipastikan.

“Peristiwa kebakaran ini merupakan musibah dan cobaan bagi korban dan keluarga. Ambillah hikmah dari kejadian ini dan ini merupakan peringatan bagi kita semua,” ujar Rahudman.

Pj Walikota Medan juga sangat prihatin dan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat bersabar dan tawakal. Selain itu, Rahudman mengingatkan kepada PNS di jajaran Pemko Medan, sebagai aparat pelayan masyarakat dan abdi negara harus tahu menempatkan diri.

“Jangan berbuat tingkah laku yang macam-macam yang menjadi imej buruk bagi masyarakat Kota Medan. Jika terdapat berbuat tidak terpuji atau tingkah tidak beres di tempat hiburan seperti itu, Pemko Medan akan mengevaluasi dan bertindak tegas terhadap oknum PNS tersebut,” ancam Rahudman.

Dia juga mengatakan, apabila Pemko Medan tidak tahu atau mampu menindaknya, maka Tuhanlah yang memberitahu dan menindaknya. Rahudman mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan kepada dirinya apabila terdapat adanya PNS di jajaran Pemko Medan yang berbuat macam-macam, agar ditindaklanjuti dan diselidiki untuk diambil tindakan, karena menyangkut nama baik Pemerintah Kota Medan.

Sementara itu, informasi yang diperoleh menyebutkan dengan peristiwa tragis yang menelan korban jiwa terbesar dan terburuk di Indonesia, khususnya Kota Medan, tempat hiburan M City, yang menyediakan hotel, diskotek, pub, karaoke dan massage akan ditutup oleh Pemerintah Kota Medan dan izinnya dicabut.

Selain itu, diduga, pembangunan gedung tersebut tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) dari Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Medan, atau menyalahi aturan mendirikan bangunan menyusul banyaknya korban tewas saat terjadi kebakaran.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Kadis TRTB Medan Qamarul Fattah, handphonenya tidak aktif. Begitu juga dengan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Maju Siregar, juga tak bisa dihubungi. [ali]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: