Kopertis: Mahasiswa UISU Akan Rugi Kalau Menolak Keputusan Pemerintah

MEDAN, MANDIRI

Koordinator Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut Prof DR Zainuddin mengingatkan kepada mahasiswa UISU di Kampus Induk (Al Munawwarah), Kampus Pertanian dan Kampus Kedokteran di Jalan Sisingamangaraja serta Gedung Laboratorium di Jalan Karya Wisata tidak menggelar aksi unjuk rasa, karena dalam penyelesaian kemelut UISU mahasiswa tidak ada yang dirugikan.

Kepada wartawan Senin (30/11), Zainuddin selaku pejabat negara dan perpanjangan tangan Pemerintah Pusat (Mendiknas RI) menjelaskan bahwa putusan rapat Muspida Plus yang dihadiri Gubernur Sumut, Ketua DPRD Sumut, Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Ketua Pengadilan Negeri, Kaposwil BIN dan Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut secara tegas menyatakan bahwa penyelesaian kemelut UISU sesuai surat Mendiknas No.131/MPN/D5/2009 tanggal 11 September 2009 tentang penyelesaian masalah UISU.

“Mahasiswa yang tidak mematuhi surat Mendiknas RI dan hasil rapat Muspida Plus akan merugikan mahasiswa itu sendiri, karena Kopertis hanya menerima laporan EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri) dari UISU pimpinan Rektor H Usman SE MSi,” kata Zainuddin menanggapi aksi sejumlah mahasiswa UISU Kampus Al Munawarah yang menggelar aksi demo menolak hasil rapat Muspida Plus dengan Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut.

Di sisi lain, kata Koordinator Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut, terkait soal ijazah yang dihasilkan UISU yang tidak diakui pemerintah yang tentunya tidak memiliki nilai sosial (social effect). Karenanya mahasiswa diimbau untuk segera bergabung dengan pengelolaan UISU yang sah dan segera memproses kegiatan akademiknya karena mahasiswa akan menjalani ujian semester.

“Pemerintah cq Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut sesuai surat Mendiknas RI dan hasil rapat Muspida Plus hanya mengakui pengelolaan Perguruan tinggi (PT) UISU pada Yayasan UISU yang dipimpin Hj Sariani AS selaku Ketua Pembina dan Prof Usman Pelly selaku Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU serta H Usman SE MSi selaku Rektor UISU,” tegas Koordinator Kopertis.

Karena itu, masyarakat Sumut, khususnya di Kota Medan terutama para orang tua mahasiswa diharapkan membantu pelaksanaan Surat Keputusan Mendiknas RI dan keputusan rapat Muspida Plus. “Mahasiswa tidak ada yang dirugikan terkait dengan penyelesaian masalah UISU,” tegas Zainuddin seraya mengajak para mahasiswa, dosen dan seluruh civitas akademika UISU untuk mematuhi keputusan pengelolaan UISU yang sah agar tidak dirugikan dan terperangkap dengan ijazah cacat hukum.

Menjawab pertanyaan wartawan adanya anggapan sebagian mahasiswa yang menilai putusan rapat Muspida Plus adalah rekayasa dan Kampus UISU Jalan SM Raja dianggap tidak sah, Koordinator Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut menegaskan bahwa penilaian itu tidak benar dan salah.

“Rapat Muspida Plus adalah murni untuk menyelesaikan dan sekaligus mengakhiri kemelut UISU. Sedangkan soal Kampus UISU, dimulai dari Kampus Al Munawarah (Induk), Kampus Pertanian dan Kampus Kedokteran di Jalan Sisingamangaraja serta Gedung Laboratorium di Jalan Karya Wisata, bahwa keberadaan kampus tersebut adalah sah dan kewenangannya dikelola oleh Yayasan UISU pimpinan Hj Sariani AS dan Prof Usman Pelly serta H Usman SE MSi selaku Rektor UISU,” ujarnya.

Terima Kasih

Secara terpisah, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU Prof Dr H Usman Pelly MA menyatakan seluruh Pengurus Yayasan, Pimpinan Universitas dan Pimpinan Fakultas se-UISU mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah dan menyambut baik serta terima kasih kepada Muspida Plus Provinsi Sumatera Utara dan Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut yang telah melaksanakan rapat musyawarah pada 25 November 2009, dengan memutuskan bahwa pengelolaan Perguruan Tinggi UISU yang sah berada pada Yayasan UISU yang dipimpin Hj Sariani AS (Ketua Pembina), Prof Dr H Usman Pelly MA (Ketua Umum Pengurus) dan H Usman SE MSi (Rektor UISU).

Didampingi Ketua Bidang Pengembangan Kampus H Zainuddin Tanjung, Ketua Bidang OSDM Ir Nazaruddin Hisyam, Sekretaris Akademik Dra Latifah Hanum MA dan Kabid Humas Drs Ali Amran Tanjung SH MHum serta Rektor UISU H Usman SE MSi dikemukakan Usman Pelly, berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan Koordinator Kopertis Wilayah I NAD-Sumut Prof DR H Zainuddin No: 028/L1/PK7/2009 tanggal 25 November 2009, maka diminta kepada mahasiswa, dosen dan seluruh civitas akademika UISU untuk mematuhi keputusan Rapat Musyawarah Muspida Plus dan Surat Mendiknas RI.

“Sebagai Yayasan UISU yang berhak dan berwenang mengelola Perguruan Tinggi UISU yang sah dibawah Pimpinan Rektor H Usman SE MSi kita tidak menginginkan alumni maupun lulusan dan mahasiswa UISU mengalami kerugian dimasa ke depan. Dan kita taat azas dan peraturan, dimana rapat Muspida Plus telah memutuskan bahwa penyelesaian soal ijazah bermasalah itu secepatnya dituntaskan, dan seluruh alumni/lulusan dan mahasiswa tidak dirugikan,” ujar Usman Pelly.

Karenanya, kata Usman Pelly, sangat keliru dan salah besar kalau ada sekelompok orang atau sebagian mahasiswa yang meminta Kampus UISU Jalan SM Raja tetap dinyatakan sah. Jelasnya, keberadaan Kampus Induk (Al Munawarah), Kampus Pertanian dan Kampus Kedokteran di Jalan Sisingamangaraja serta Gedung Laboratorium di Jalan Karya Wisata, Kampus V Jalan Puri dan Kampus VI Jalan Karya Bakti adalah sah dibawah pengelolaan Yayasan UISU dengan Pimpinan Universitasnya adalah H Usman SE MSi selaku Rektor.

“Persoalan UISU ini, bukan soal keberadaan kampusnya, tapi adalah pengelola PT UISU yang sah dan diakui pemerintah. Terkait dengan permasalahan ijazah, kepada seluruh alumni atau lulusan UISU tahun 2007 s/d 2009 yang membutuhkan perbaikan atau pengganti ijazah bermasalah, maka diminta untuk segera melakukan proses pergantian ijazah bermasalah tersebut di Kampus UISU Jalan Karya Bakti, Pangkalan Masyhur Medan dan Jalan Puri Simpang Jalan Paduan Tenaga, Medan,” ujarnya.

Sedangkan kepada seluruh mahasiswa UISU yang berada di Kampus Induk (Al Munawarah), Kampus Pertanian dan Kampus Kedokteran di Jalan Sisingamangaraja serta Gedung Laboratorium di Jalan Karya Wisata, diminta segera mendaftar ulang dan bergabung ke Kampus V Jalan Puri dan Kampus VI Jalan Karya Bakti. Hal ini terkait laporan EPSBED (data diri mahasiswa dan program studi yang diambilnya) untuk dilaporkan ke Kopertis Wilayah I oleh Rektor UISU H Usman SE MSi. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: