Rahudman: Lihat Nantilah…

MEDAN, MANDIRI

Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Medan tinggal enam bulan lagi. Meski demikian, Pj Walikota Medan Drs Rahudman Harahap MM belum memastikan apakah mencalonkan diri atau tidak.

“Saya Adinda, belum berpikir ke sana (mencalon atau tidak) karena saya sebagai Penjabat Walikota baru empat bulan. Yang terpenting amanah ini (sebagai Pj Walikota Medan) saya laksanakan dulu,” ujar Rahudman.

Hal itu disampaikan Rahudman menjawab pertanyaan wartawan usai Sosialisasi Tata Cara Pencalonan Perseorangan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Medan Tahun 2010 di Hotel Dharma Deli, Medan, Selasa (24/11).

Ketika wartawan terus mendesak apakah Rahudman mencalonkan diri atau tidak, mantan Sekdakab Tapsel ini lantas menjawab, “Lihat nantilah. Sekarang kan belum waktunya (pendaftaran calon). Saat ini kan baru membicarakan calon independen, calon yang diusung parpol kan belum.”

Seperti diketahui, meski baru empat bulan menjadi Pj Walikota Medan, Rahudman sudah mulai menuai simpati masyarakat. Semua itu berkat gebrakan Rahudman yang secara terus menerus membenahi Kota Medan di semua lini.

Misalnya, pasar tradisional di Kota Medan yang jumlahnya mencapai 52 pasar, satu persatu mulai ditata. Sejumlah pedagang yang biasanya menggelar dagangan di badan jalan, mulai ditertibkan. Pasca dilakukannya penertiban, kondisi arus lalulintas di pasar-pasar tradisional kini mulai lancar.

Masalah sampah juga menjadi perhatian serius Rahudman yang juga menjabat Asisten Umum dan Administrasi Setdaprovsu. Dalam mengatasi masalah yang satu ini, Pemko Medan telah menambah jumlah armada pengangkut sampah. Bahkan berkat kepiawaian Rahudman, sejumlah pihak ketiga juga turut menyumbangkan armada pengangkut sampah ke Pemko Medan.

Di sektor kesehatan, tahun 2010 mendatang Rahudman menargetkan semua masyarakat miskin di Kota Medan yang jumlahnya 350.000 mendapatkan kartu Jaminan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Kiat Rahudman supaya semua warga miskin terlayani, mulai tahun depan dana Jamkesmas langsung dikelola Dinas Kesehatan bukan seperti selama ini ditangani oleh pihak ketiga.

Kemudian di sektor pendidikan, program belajar lima hari dalam seminggu bagi siswa SD, SMP, dan SMA akan ditinjau kembali. Tahun depan akan kembali diefektifkan belajar enam hari dalam seminggu setelah sebelumnya dilakukan pengkajian oleh pihak-pihak terkait termasuk Dinas Pendidikan.

Sementara di bidang infrastruktur, Pemko Medan terus membenahi jalan-jalan yang rusak. Tahun ini jalan yang diperbaiki sepanjang 125 kilometer. 100 km rehab, 25 km penambalan. Sedangkan parit yang dibersihkan panjangnya mencapai 1.300 km.

Selanjutnya di bidang pelayanan publik, Rahudman tak henti-hentinya menginstruksikan kepada bawahannya bahwa abdi negara adalah pelayan masyarakat bukan untuk dilayani. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: