Pangdam I/BB: Sumut Miniaturnya Indonesia

MEDAN, MANDIRI

Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen Burhanuddin Amin menegaskan Sumatera Utara merupakan miniaturnya Indonesia sebab penduduk Sumut merupakan penduduk yang heterogen terdiri suku agama, golongan dan ras namun demikian kondisi masyarakat Sumut tetap aman rukun dan damai.

Hal itu ditegaskan Panglima dihadapan sejumlah tokoh agama dalam acara silaturrahmi Keluarga Besar Kodam I/BB dengan tokoh agama, Forum Kerukunanan Antar Umat Beragama (FKUB) Sumut dan Medan, Selasa (24/11) di Balai Prajurit Kodam I/BB, Jalan Binjai, Medan.

Panglima menjelaskan kita baru saja melewati agenda politik yang cukup besar yakni Pemilu Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden dan di wilayah Kodam I/BB yang terdiri dari Provinsi Sumut, Sumbar Riau dan Kepulauan Riau kondisinya aman dan terkendali.

“Kondisi yang aman dalam pelaksanaan pemilu kemarin berkat peran serta masyarakat yang di dalamnya ada tokoh-tokoh agama yang hadir saat ini,” ujar Panglima. Panglima menjelaskan pertemuan dengan tokoh agama ini sudah lama direncanakan namun baru saat ini terwujud sebab adanya kesibukan diantaranya adalah memantau sejumlah bencana alam di wilayah Kodam I/BB seperti gempa bumi di Padang.

Pada kesempatan itu Panglima mengungkapkan pertemuan ini sangat penting sebab akan didapatkan informasi dari tokoh-tokoh agama terhadap keberadaan kehidupan beragama di Sumut sehingga kita bisa menjaga suasana kondusif dan aman di Sumut.

Di akhir kata sambutannya Panglima menekankan lima pokok kesimpulan yakni silaturrahmi ini tidak sebatas pertemuan insidentil semata namun dilakukan secara berkala, kedua keikutsertaan umat beragama dalam memantapkan stabilitas wilayah merupakan langkah strategis dan sangat diperlukan terutama dalam menyejukkan hati umat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Ketiga dalam menghadapi permaalahan sejauh mungkin hindari konflik, mengacu kepada peraturan dan perundang-undanngan serta gunakan pendekatan soft power melalui upaya dialogis yang komunikatif, persuasif dan edukatif, keempat pelihara terus kondusifitas wilayah Sumut agar pembangunan dapat berjalan terus sehingga kesejahtraan rakyat bisa terwujud, kelima utamakan kepentingan umum daripada kepentingan kelompok atau golongan.

Hadir dalam acara itu Ketua FKUB Sumut DR H Maratua Simanjuntak, Ketua MUI Sumut Prof DR H Abdullah Syah MA, mewakili PGI Sumut AR Pardede, mewakili Keuskupan Katholik R Sinaga, mewakili PHDI Naran Sami, mewakili Walubi DR Indra Wahidin, Sekretaris PWNU Sumut Misran Sihaloho, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Dalail Ahmad dan lainnya. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: