Musda Golkar Sumut: Datuk Terpilih Secara Aklamasi

MEDAN, MANDIRI

Datuk Seri H Syamsul Arifin SE terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara Periode 2009-2014 dalam Musda VIII di Hotel Polonia, Medan, Senin (23/11) malam. Kompisisi pengurus Golkar Sumut akan disusun dalam dua minggu ke depan.

Informasi diperoleh wartawan dari Sekretaris Panitia Pelaksana Musda Hardi Mulyono dan Pengurus Demisioner DPD Partai Golkar Sumut juga Anggota DPRD Sumut Mulkan Ritonga menyebutkan, saat agenda sidang penyampaian LPj Ketua DPD I Partai Golkar Sumut 2004-2009 HM Ali Umri, mayoritas DPD II Partai Golkar se Sumut menyatakan menerima LPj Umri.

Selain menyetujui LPj, mayoritas DPD II Partai Golkar se Sumut juga menyampaikan persetujuannya dan usulannya agar langsung menetapkan Datuk menjadi Ketua Partai Golkar Sumut lima tahun ke depan. Sehingga, dalam agenda sidang LPj itu, pimpinan sidang dipimpin Maratua Simanjuntak langsung menetapkan usulan yang disampaikan para pengurus DPD II Golkar Sumut, yakni menetapkan Datuk sebagai Ketua Golkar Sumut 2004-2009.

Dikatakan, dengan terpilihnya Datuk secara aklamasi sebagai Ketua Partai Golkar Sumut 2004-2009, Datuk juga ditetapkan sebagai ketua formatur. Sehingga dirinya diberikan wewenang menyusun komposisi pengurus DPD I Partai Golkar Sumut. Datuk diberi waktu menyusun komposisi pengurus Golkar Sumut dalam dua minggu ke depan.

Sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Golkar Ir H Aburizal Bakrie akrab dipanggil Ical memberi sinyal dukungan dan setuju Golkar Sumut ke depan dipimpin Datuk. Ical berharap Datuk bisa membangkitkan kembali partai berlambang pohon beringin itu dari keterpurukan khususnya di Sumut.

Sinyal itu dicetuskan Ical ketika membuka Musda VIII DPD I Partai Golkar Sumut, Senin (23/11) di Hotel Polonia Medan yang dihadiri seluruh DPD II, ormas pendiri dan didirikan Golkar, Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Ir Akbar Tanjung dan segenap fungsionaris organisasi sayap DPD I Golkar Sumut.

Dalam kesempatan itu, Ical secara gamblang menyebut-nyebut nama Datuk untuk menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sumut menggantikan Umri.

Dalam sambutannya Ical juga menyebutkan Ketua DPD II tidak harus menjadi calon bupati/walikota. Tapi dicari figur yang terbaik, punya kemampuan, dedikasi dan populer di masyarakat, karena Golkar punya standar dalam menentukan calon bupati/walikota.

Ical juga mengaku gembira dan percaya bahwa Musda VIII Golkar Sumut berlangsung aman dan lancar, sehingga menjadi kebanggaan bagi Golkar. Dalam kesempatan itu Ical juga menyatakan bangga terhadap semangat kader-kader Golkar di tanah air yang luar biasa dalam upaya membangkitkan kembali Golkar dari keterpurukan. Masyarakat juga mulai menilai bahwa ada kebangkitan di Golkar. Karenanya sebagai kader harus membangun Golkar menjadi partai yang disegani lawan maupun kawan.

Ical menegaskan, Golkar harus ikut aktif membangun Indonesia, karena Golkar tidak menginginkan pembangunan dan pemerintahan ini gagal. “Kalau pembangunan dan pemerintahan ini jatuh, maka yang terjadi kesengsaraan rakyat. Partai Golkar berharap semua kader Golkar sanggup bersaing dengan kader parpol lain, bukan menggagalkan pembangunan atau menjatuhkan lawan. Kita ingin kemenangan itu diraih dengan cara-cara elegan, bukan dengan cara ilegal,” tandasnya.

Karena itu, Golkar harus melakukan konsolidasi baik vertikal maupun horizontal, sehingga diharapkan semua pengurus yang baru melakukan konsolidasi sampai ke desa-desa, karena organisasi yang baik yang bisa memenangkan partai. Selain itu kader Golkar dan semua komponen bangsa secara bersama-sama membangun bangsa. Membiasakan demokrasi dengan menghargai hak-hak orang lain, serta tunduk dan patuh terhadap hukum.

Sebelumnya Datuk dalam sambutannya selaku Gubsu mengaku menyambut baik adanya dukungan disampaikan para pengurus DPD II Partai Golkar se Sumut. Dia berjanji jika menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, tidak akan mengikutsertakan keluarganya mengambil keuntungan dari partai yang dipimpinnya. “Saya berjanji, jika menjadi ketua maka saya tidak akan membawa keluarga saya seperti isteri dan anak saya menjadi calon apapun nantinya,” tegasnya.

Sebab Datuk mengakui, tugas memimpin Golkar merupakan tugas berat, tapi sebelum melaksanakan amanah tersebut, dirinya telah menghadap Akbar Tanjung sebagai senior. “Saya ingin nantinya Golkar juga tetap jadi sahabat semua suku. Kita bagi-bagi tugas tak perlu berkelahi. Karena banyak kader-kader dan tokoh-tokoh lama ikut bergabung ke Golkar, mana yang sudah pindah ke kandang lain, sekarang sudah mulai pulang ke kandanganya,” ungkap Datuk.

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Musda H Amas Muda Siregar SH maupun Ketua DPD I Golkar Sumut Ali Umri menyebutkan Datuk kader Golkar yang masih peduli termasuk menyukseskan pelaksanaan Musda VIII Golkar Sumut.

“Diharapkan Ketua Umum melantik Syamsul Arifin. Kalau perlu hari ini juga dilantik tak perlu lama-lama, karena saya konsekuen dan komitmen terhadap arahan Ketua Umum,” ujar Umri seraya mengajak bersatu dan melakukan konsolidasi demi kemajuan Golkar ke depan. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: