KPU Humbahas Rapat Pleno di Penjara

DOLOKSANGGUL, MANDIRI

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Humbahas Kosmas Manalu ST menyatakan pihaknya siap melaksanakan semua tahapan Pilkada hingga pemungutan suara putaran pertama tanggal 9 Juni 2009. Sementara dana yang disetujui Pemkab Humbahas hanya Rp6 miliar dari Rp10 miliar yang diusulkan.

“Kami telah siap melaksanakan Pilkada dan seluruh tahapan dan jadwal Pilkada telah kami putuskan dalam rapat pleno lengkap anggota KPU Humbahas di Rutan Tarutung pada Rabu (18/11) malam,” kata Kosmas Manalu kepada Mandiri, Sabtu (21/11).

Menurut Kosmas, demi kelancaran pilkada di Humbahas, KPU beberapa waktu lalu secara resmi telah mengajukan permohonan dana ke Pemkab Humbahas. Saat itu jumlah yang diusulkan sebesar Rp10 miliar untuk dua putaran ,tetapi yang disetujui hanya Rp6 miliar. “Kalau hanya satu putaran saja, dana tersebut sudah mencukupi, tetapi kalau sampai dua putaran maka dana tersebut tidak cukup. Setelah kami susul, Pemkab berjanji untuk merevisi anggaran tersebut. KPU berharap Pilkada Humbahas bisa terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Soal dana kami optimis tidak menjadi kendala,” ujar Kosmas.

Dijelaskan, tahapan yang sudah dilaksanakan KPU Humbahas antara lain tentang Penyusunan program dan anggaran pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Humbahas 2010. Penyusunan peraturan KPU tentang pelaksanaan Pilkada meliputi tahapan, jadwal dan program Pilkada. “Kedua poin ini telah kami tetapkan pada rapat pleno di rutan, karena untuk mengambil keputusan harus berdasarkan rapat pleno dan baru dianggap sah apabila diputuskan empat dari lima anggota KPU,” kata Kosmas

Ketika ditanya kenapa dua orang diantara anggota KPU Humbahas masing-masing Manaek Franky Sitorus SSos dan Arnold Sinaga SH kini mendekam di Rutan Tarutung dan sudah tiga kali menjalani proses persidangan di PN Tarutung. Kalaulah benar karena kasus dugaan pemalsuan KTP, kenapa pula Camat dan Kepala Desa tidak ikut ditahan, tanya Mandiri dan Kosmas pun kurang mengetahui duduk perkara yang sebenarnya, namun yang melaporkan kasus ini ke pihak berwajib adalah pihak Burju Sihombing Cs, ujar Kosmas sembari mengatakan setiap kali KPU Humbahas hendak membuat keputusan mereka harus mengadakan rapat pleno di penjara. Baru-baru ini mereka yang mengadakan rapat pleno di penjara secara lengkap dihadiri kelima anggota KPU Humbahas yakni Kosmas Manalu ST, Agus SB Simanullang STh, Tuti K Nababan SH, Manaek Franky Sitorus SSos serta didampingi Thomson Hutasoit (Sekretaris KPU) dan TH Simamora (Kasubbag Hukum).

Kosmas menambahkan, tahapan yang akan dilanjutkan antara lain pembentukan PPK,PPS,PPDP dan KPPS, pembentukan Panitia Pengawas Pemilih, pemberitahuan dan pendaftaran pemantau Pilkada, bimbingan teknis dan rapat-rapat degan PPK, PPS dan sosialisasi peraturan perundang-undangan, sosialiasi dan pendidikan pemilih, pemberitahuan masa berakhirnya jabatan Kepala dan Wakil Kepala Daerah, selanjutnya pemutakhiran data pemilih. Kemudian penjaringan pencalonan Kepala dan Wakil Kepala Daerah yang pertama untuk calon perseorangan. Proses penjaringan bagi calon perseorangan harus didahulukan, karena calon harus memiliki foto copi KTP yang sah sebanyak 6,5 persen dari jumlah penduduk dan menyebar 50 persen di seluruh Kecamatan yang ada di Humbahas, selanjutnya penjaringan terhadap calon yang diusung parpol dan gabungan parpol peserta Pemilu 2009. Kemudian pengadaan logistik disusul pelaksanaan kampanye dan pemungutan suara pilkada putaran pertama tanggal 9 Juni 2009, ujar Kosmas Manalu. [bnd]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: