Kepemimpinan Maddin Masih Dibutuhkan

DOLOKSANGGUL, MANDIRI

Setelah memenangkan pilkada langsung di Humbahas tahun 2005, Drs Maddin Sihombing MSi dan dilantik menjadi Bupati di kabupaten yang baru berusia enam tahun itu pada tanggal 27 Agustus 2005, Maddin telah berhasil menorehkan tinta emas. Untuk lebih memantapkan pembangunan Huta MAS (Mandiri dan Sejahtera) ke depan bahwa kepemimpinan Maddin masih dibutuhkan.

Kenyataan membuktikan, atas kepemimpinan Maddin pendapatan daerah dan penduduk setempat dari tahun ke tahun menunjukkan grafik yang menggembirakan. Ini sebuah indikator atau bukti nyata yang tak dapat dibantah oleh siapapun.

Sebagaimana diutarakan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) Bona Santo Sitinjak SE bahwa PAD (Pendapatan Asli Daerah) Humbahas meningkat tajam. Tahun 2005, PAD Humbahas Rp2.643.885.825,92, tahun 2006 meningkat tajam menjadi Rp6.332.871.996.00, tahun 2007 Rp7.576.209.334,39, tahun 2008 Rp9.145.733,76 dan tahun ini diperkirakan berhasil secara signifikan menembus sekitar Rp13,94 miliar. PAD ini antara lain bersumber dari pendapatan pajak daerah, pendapatan retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain lain pendapatan asli daerah yang sah.

Bupati Maddin Sihombing membangun Humbahas dengan visi “Humbang Hasundutan Menjadi Daerah yang Mandiri dan Sejahtera”. Sedangkan misinya Meningkatkan Profesionalisme dan Produktivitas kerja SDM,Menyelenggarakan Pemberintahan yang baik (Good Governance), Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pertanian, Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan, Meningkatkan Stabilitas Politik dan Keamanan, Meningkatkan Iman dan Taqwa.

Lewat visi dan misi ini menurut Kepala Bappeda Drs Jonni W Purba, perkembangan perekonomian dan pembangunan menunjukkan trend yang lebih baik. Lihat saja buktinya. Product Domestic Regional Bruto (PDRB) harga berlaku tahun 2005 Rp1.380.383,39 dan harga konstan Rp763.443,40, Pendapatan per kapita penduduk harga berlaku Rp8.865.885,00 dan harga konstan Rp 4.903.423,00 (Pertumbuhan Ekonomi dari tahun 2004 ke tahun 2005 sebanyak 5,65 persen) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,0, PDRB tahun 2006 harga berlaku Rp1.535.581,53 dan harga konstan Rp807.460,00, Pendapatan per kapita penduduk harga berlaku Rp9.802.815,00 dan harga konstan Rp5.154.648,00 (Pertumbuhan Ekonomi 5,77 persen) dan IPM 70,5, PDRB tahun 2007 harga berlaku Rp1.726.742,66 dan harga konstan Rp856.292,91, Pendapatan per kapita penduduk harga berlaku Rp10.955.794,00 harga konstan Rp5.432.986,00 (Pertumbuhan Ekonomi 6,05 persen) dan IPM 70,8, PDRB tahun 2008 harga berlaku Rp1.953.866,24 dan harga konstan Rp909.941,71, Pendapatan per kapita penduduk harga berlaku Rp 11.886.566,41 dan harga konstan Rp5.535.733,38 (Pertumbuhan Ekonomi 6,27) dan IPM 71,1.

Meskipun dengan pola kepemimpinan Bupati Maddin Sihombing yang sederhana dan tidak begitu tergiur dengan berbagai predikat dan penghargaan yang “dibeli” namun apa adanya saja, tetapi Humbahas memperoleh prestasi sebagai peringkat dua dalam ketetapan penyampaian laporan keuangan tingkat Sumut dengan hasil wajar dan pengecualian (qualified opinion) sesuai hasil laporan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan tahun 2009 ini BPK mengharapkan Humbahas dapat meraih hasil wajar tanpa pengecualian, urutan pertama bidang indeks tata kelola ekonomi daerah tingkat Sumut dan urutan ke-118 tingkat nasional sesuai hasil penilaian KPPOD, dan juara pertama pada PTP2WKSS tingkat Sumut.

Menurut Asisten III Pemkab Humbahas Drs Usman Sihotang, berkat kepemimpinan yang begitu sederhana dan dikenal rajin ke lapangan membuat Maddin Sihombing bisa menyatu dengan warga. Dengan demikian dia boleh langsung mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Pembinaan terhadap PNS juga dilakukan dengan baik, namun masih ada yang perlu dibenahi. Tapi dibandingkan dengan daerah lain misalnya, kepemimpinan Maddin sudah pasti berbeda.

“Untuk rekrutmen pejabat atau penempatan pejabat misalnya untuk menduduki posisi bukanlah karena upeti, melainkan karena pertimbangan kualitas SDM. Juga harus dimaklumi bahwa keberadaan SDM pejabat di Humbahas masih terbatas,” tambah Usman Sihotang.

Apa yang dilakukan Maddin selama ini memang perlu dilanjutkan dan berbagai proyek yang disorot masyarakat supaya ditanggapi dan ditinjau langsung. “Kepada oknum pejabat yang serakah menghabiskan uang negara supaya ditindak tegas. Kalau tidak ada pembinaan, dikhawatirkan akan berimbas terhadap kinerja Bupati Maddin Sihombing, padahal bisa saja akibat ulah oknum pejabat yang tidak menjaga nama baik komandannya. Dari sekian banyak proyek yang disoroti masyarakat antara lain di Dinas Peternakan dan Perikanan, Proyek Air Bersih yang sudah waktunya ditinjau langsung ke lapangan karena bukti di lapangan bukan membuat masyarakat jadi bersih melainkan berpotensi membuat situasi keruh,” kata Rusman Silaban warga Dolok Sanggul kepada penulis, Jumat (20/11) dengan memberikan saran yang positif kepada Bupati Maddin Sihombing.

Atas keberhasilan pembangunan Humbahas di segala bidang dan prestasi murni yang diraih bahwa kepemimpinan Bupati Drs Maddin Sihombing MSi masih dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Humbahas untuk lima tahun kedepan guna memberhasilkan Huta MAS demi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. [bindu Hutagalung]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: