Pedagang Pasar Pringgan Kembali Blokir Jalan

MEDAN, MANDIRI

Puluhan pedagang formal Pasar Pringgan Medan, Jumat (13/11), kembali memblokir Jalan Iskandar Muda sambil menggelar barang dagangan di tengah ruas jalan sambil menghentikan setiap kendaraan untuk membeli dagangan mereka.

Blokir jalan sebagai bentuk protes kepada Pemko Medan yang dituding tidak juga mampu menertibkan pedagang kaki lima di sekitar pasar. Dalam aksi ini, polisi terpaksa mengamankan seorang pria yang dituduh sebagai provokator.

Sama dengan aksi Kamis (12/11), para pedagang formal Pasar Pringgan yang umumnya perempuan ini mengubah jalan raya menjadi pasar dadakan. Seluruh barang dagangan mereka seperti sayur, buah sampai ikan diusung ke jalanan, ditawarkan kepada setiap pengendara yang melintas.

Akibat aksi ini perang mulut pun sempat terjadi antara pedagang dan pengguna jalan. Bahkan saat polisi berusaha membubarkan aksi, pedagang sempat berkeras enggan menyingkir. Mereka ingin mendapatkan ketegasan adanya penertiban terhadap PKL di sekitar pasar yang telah membuat mereka rugi.

Ana Tarigan (53), salah seorang pedagang mengungkapkan, aksi turun ke jalan ini terpaksa kembali mereka lakukan karena tuntutan mereka terhadap pihak kelurahan dan Pemko Medan untuk menertibkan pedang liar di sekitar pasar secara keseluruhan tidak juga dilakukan secara serius.

“Sudah tiga hari ini dagangan kami sepi tidak ada pembeli. Kenapa pedagang kaki lima bisa mengatur pemerintah? Kan ada 77 kios di lantai 1 yang masih kosong dan belum ditempati. PKL itu bisa ditempatkan disana. Ini yang membuat kami curiga ada permainan dari pihak kelurahan,” tukas Ana.

Para pedagang pun mengaku tidak bisa terima kondisi ini, akibat pernyataan salah seorang Anggota DPRD Medan di sebuah surat kabar yang memperkenakan PKL tetap beraktivitas di sekitar pasar resmi.

Di tengah negosiasi antar pihak kelurahan dan pedagang, seorang pria bertato yang dituduh sebagai provokator diringkus polisi. Pria yang diketahui dalam keadaan mabuk minuman keras ini langsung diamankan ke Mapolsek Medan Baru.

Aksi blokir ini akhir bisa mereda setelah Lurah Medan Baru Andy yang menemui pedagang berjanji akan secepatnya melakukan penertiban PKL. “Saya akan mengkoordinasikan dengan Pemko agar bisa dilakukan segera penertiban,” tukas Andy. [mia]

One Comment to “Pedagang Pasar Pringgan Kembali Blokir Jalan”

  1. Salam Horass!!
    Aku anak medan asli lahir di langkat besar di medan baru. Sudah muak aku jadi preman di medan…makanya merantaulah akau ke seluruh plosok nusantara, dan akhirnya aku terjaring dalam satu komplotan keramut seas…Bajak laut yang ada di Laut cina selatan selat melaka, akhirnya thn 95 kapal kami di tembak di perbatrasan thailand selatan dan habislah semuanya mati, dan aku terdampar di kepulauan mantigi mersing malaysia, Selepas itulah aku betul2 bertobat..dan sekarang aku sudah berada di Brunei darussalam ini ym-ku anthu_rium2000,,,HP +6738807439…Sudah saatnya medan menata daerahnya sendiri, berdasarkan hati nurani dan kesadaran yang tinggi. Buang jauh2 sifat PREMAN ..dan itu yg menghalang pembangunan medan sejak dahulu kala

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: