6.000 Ijazah UISU Bermasalah

MEDAN, MANDIRI

Sekitar 6.000-an ijazah Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) bermasalah. Gubsu H Syamsul Arifin SE mengimbau UISU yang sah di bawah pimpinan Rektor H Usman SE MSi supaya memperbaiki ijazah yang bermasalah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Gubsu kepada wartawan usai menerima audiensi Ketua Pembina Yayasan UISU Hj Sariani AS, Ketua Umum Yayasan UISU Prof DR H Usman Pelly, Rektor UISU H Usman SE MSi, Presiden Mahasiswa UISU Irwan Syahputra Nasution, Sespel Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh Sederhana Sembiring dan puluhan civitas akademika UISU di Ruang Mawar I Lantai X, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (12/11).

Gubsu menjelaskan, Hj Sariani AS sebagai Ketua Pembina Yayasan UISU dan Prof DR H Usman Pelly sebagai Ketua Umum Yayasan UISU yang sah, sudah berkekuatan hukum. Karena sudah berkekuatan hukum, maka Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) harus bertindak sebab Perguruan Tinggi Swasta domainnya Kopertis.

Dalam kesempatan itu Gubsu juga mengimbau supaya semua pihak menghormati putusan hukum yang memutuskan Hj Sariani AS sebagai Ketua Pembina Yayasan UISU dan Prof DR H Usman Pelly sebagai Ketua Umum Yayasan UISU dan H Usman SE MSi sebagai Rektor UISU yang sah, karena setiap putusan hukum harus dipatuhi dan dijalankan.

Ditanya mengenai sekitar 6.000-an ijazah UISU bermasalah, Gubsu menginstrusikan supaya Rektor UISU H Usman SE MSi memperbaiki ijazah yang bermasalah tersebut. “Jangan sampai anak-anak dikorbankan. Ijazah tersebut nantinya harus diperbaiki yayasan yang sah,” tandas Gubsu.

Sementara itu Ketua Umum Yayasan UISU Prof DR H Usman Pelly mengatakan sudah banyak keputusan hukum yang menyatakan bahwa UISU yang sah adalah di bawah pimpinan Rektor H Usman SE MSi. Di antara putusan itu adalah surat Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) No C.HT.01.10-14 tertanggal 3 April 2007 perihal penegasan Yayasan UISU yang sah dan surat No AHU-AH.01.08-418 tertanggal 16 Juli 2009 perihal Yayasan UISU.

Selanjutnya, putusan MA No 150/K/TUN/2009 tertanggal 16 Februari 2009 dan terakhir adalah surat Mendiknas No 131/MPN/DT/2009 tertanggal 11 September 2009 perihal Penyelesaian Masalah Yayasan UISU. “Setelah kami memberi semua penjelasan dan perkembangan terakhir UISU, Gubernur mengatakan bahwa UISU yang sah hanya di bawah pimpinan Rektor H Usman SE MSi,” jelas Usman Pelly.

Dan yang lebih penting lagi, lanjut Usman Pelly, Gubernur juga menginstrusikan Kopertis supaya membuat pengumuman bahwa UISU yang sah adalah di bawah pimpinan Rektor H Usman SE MSI yang diangkat oleh Ketua Umum Yayasan UISU Hj Sariani AS.

Rektor UISU H Usman SE MSi menambahkan, beberapa pekan terakhir banyak menerima keluhan alumni UISU yang ditolak melamar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di sejumlah kabupaten/kota. Penolakan itu akibat ijazah yang mereka miliki dinilai bermasalah karena ditandatangani tiga Rektor UISU yang tidak sah.

Usman bahkan memperkirakan terdapat sekitar 6.000-an ijazah UISU yang bermasalah dan tidak diterima melamar sebagai CPNS oleh sejumlah di kabupaten/kota. Seluruh ijazah bermasalah itu diterbitkan sejak tahun 2007 sampai sekarang yang ditandatangani tiga Pejabat Rektor yang tidak diangkat oleh Yayasan UISU Hj Sariani AS.

Ketiga Pj Rektor yang bukan diangkat Yayasan UISU Hj Sariani Siregar yang menandatangani ijazah bermasalah itu, menurut Usman adalah, Djanius Djamin, Basyaruddin dan Chairul Mursin. [adi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: