Pacar Korban Jadi Tersangka

–Kasus Tewasnya Mantan Kepala BPN Deliserdang–
MEDAN, MANDIRI

Tim Penyidik Reskrim Unit I Jahtanras Poltabes Medan yang melakukan pengusutan kematian mantan Kepala BPN (Badan Pertanahan Negara) Deliserdang Amiruddin Marpaung (51) warga Jalan HM Joni Medan di KTV VIII De Secret Karaoke, Jalan Pemuda, Medan kembali menetapkan satu orang lagi saksi sebagai tersangka.
Kali ini yang ditetapkan penyidik Reskrim Unit I Jahtanras Poltabes Medan sebagai tersangka adalah pacar korban sendiri berinisial SM alias Ade (25) warga Jalan Pahlawan Gang Lumumba Medan.
“Ade dipersangka melanggar pasal 362 KUH-Pidana tentang mengambil barang yang sama sekali atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk memiliki barang itu dengan melawan hukum. Dipidana karena mencuri dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Poltabes Medan Kompol Gidion Arif Setyawan SIK kepada wartawan, Selasa, (16/12).
Dijelaskan Gidion, pihaknya memang menetapkan Ade sebagai tersangka namun pihaknya tidak melakukan penahanan atas diri tersangka karena memiliki pertimbangan tersangka hamil jalan empat bulan yang disebut-sebut buah hubungan intim tersangka dengan korban.
“Tersangka kita jerat dengan pasal 362 KUH-Pidana karena dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan diduga pelaku pencurian barang-barang korban diantaranya 2 unit HP dan sepasang sepatu korban. Tuduhan pencurian itu awalnya ditujukan keluarga korban kepada rekan korban Ismanto Tarigan dan Hormat Tigor Manurung. Namun setelah dilakukan pendalaman pemeriksaan secara intensif ternyata pelaku pencurian barang-barang korban diduga pacarnya sendiri tersangka Ade,” ujarnya.
Keterangan diperoleh, sesaat setelah korban tewas, barang-barang berharga milik korban dikumpulkan karyawan De Secret Karaoke. Setelah barang tersebut terkumpul, lalu barang-barang berharga itu diambil oleh tersangka Ade. Barang tersebut konon kabarnya sempat dititipkan tersangka Ade kepada sepupunya diduga untuk dimiliki.
Setelah itu, ketika korban hendak dilarikan ke Rumah Sakit Materna, rekan korban Ismanto Tarigan dan Hormat Tigor Manurung yang pada akhirnya ditetapkan polisi sebagai tersangka sempat memberi uang kepada tersangka Ade sebesar Rp2 juta.
“Uang tersebut untuk keperluan korban selama di rumah sakit,” kata Ismanto Tarigan dan Hormat Tigor Manurung kepada wartawan di Mapoltabes Medan, Selasa (16/12) siang. Setelah memberi uang tersebut, baik Ismanto Tarigan dan Hormat Tigor Manurung, mengaku tidak tau menau soal barang korban karena setahu mereka barang-barang korban diambil tersangka Ade.
Sempat Diperingatkan
Masih menurut pengakuan Ismanto Tarigan dan Hormat Tigor Manurung, sebelum maut menjemput Amiruddin, mantan anggota Amiruddin di BPN Deliserdang itu mengaku sempat memperingatkan korban agar tidak mengkonsumsi narkoba karena sudah mengkonsumsi minuman keras (miras) terlalu banyak.
“Jangan makai narkoba lagi tulang, nanti berbahaya,” ujar Hormat memperingatkan korban. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan korban. Malah korban berkata kepada Hormat, “Oh..ngak apa-apa, macam gak tau aku saja kau,” kata Hormat menirukan ucapan korban saat itu.
Sesaat setelah berkata seperti tersebut di atas, korban yang menurut pengakuan Hormat telah mengkonsumsi narkoba lebih kurang 2 butir setengah dan obat tersebut bukan dirinya yang memberikan, korban terjatuh.
Takut terjadi apa-apa dengan korban, selanjutnya korban dilarikan ke RS Materna Medan. Sesampainya di rumah sakit, korban menghembuskan nafas terakhirnya. “Jadi bukan saya yang mencekoki korban dengan narkoba. Dan saya bukan pembunuh,” tegas Hormat didampingi Ismanto Tarigan.
Sumber wartawan di kepolisian, korban memiliki hobi dunia gemerlap (dugem). Bahkan korban rela menghabiskan uang bekisar Rp15 s/d 20 juta hanya untuk bersenang-senang di lokasi hiburan malam tersebut.
Hal tersebut juga dibenarkan salah seorang kerabat korban saat menunggu kedatangan jenazah korban dari rumah sakit beberapa waktu lalu. [jam]

Iklan
Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: