Ketua DPRD Tobasa Lengser

–Stempel Akhirnya Diserahkan–
BALIGE, MANDIRI

Detik-detik terakhir sidang paripurna istimewa DPRD Tobasa dengan acara tunggal tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dilaksanakan, Selasa (25/11) Tumpal Sitorus kembali mempertontonkan perbuatannya yang kurang terpuji.
Sidang yang dihadiri Bupati Tobasa Drs Monang Sitorus SH MBA, Wakil Bupati Ir Mindo Tua Siagian MSc, Kapolres AKBP Frankie Samosir, para pimpinan parpol, para pejabat dan undangan lainnya sempat ricuh. Pasalnya, Tumpal yang dilengserkan dari jabatan Ketua DPRD Tobasa itu melakukan interupsi, namun ditolak tegas pimpinan sidang Pelaksana Ketua Ir Firman Pasaribu.
Meskipun tetap ditolak, namun Tumpal Sitorus bersikeras dengan suara lantang ia melakukan interupsi bermaksud untuk mengembalikan inventaris DPRD Tobasa termasuk stempel. “Tidak benar stempel DPRD Tobasa ini hilang dan inilah saatnya saya serahkan,” ujar Tumpal Sitorus menyerahkan kepada pimpinan sidang. Dan tontonan gratis itupun menjadi bahan tertawaan para undangan.
Sebelumnya, Pelaksana Sekwan DPRD Tobasa Sedih Simanjuntak SH sempat melapor kepada polisi tentang hilangnya stempel DPRD Tobasa. Laporan itu dibuat karena Tumpal Sitorus baru-baru ini disebut-sebut tidak menyerahkan stempel dewan sehingga dianggap merupakan bagian dari tindakannya yang terkesan untuk memperlambat proses berjalannya demokrasi di bumi Tobasa, termasuk supaya proses PAW tertunda.
Dalam acara tersebut, Pelaksana Sekwan DPRD Tobasa Sedih Simanjuntak sebelumnya menjelaskan bahwa paripurna istimewa itu dengan acara pengambilan sumpah/janji atau pelantikan tiga anggota DPRD Tobasa sesuai dengan SK Gubsu Nomor 171.2/11781/K/Tahun 2008 memberhentikan Tumpal Sitorus dengan hormat sebagai anggota DPRD Tobasa dan mengangkat Tahi Sitanggang sebagai penggantinya. Bersamaan dengan itu, Sabar Silalahi digantikan Matilde Sihombing dan Tagor Hutapea digantikan Oloan F Pardede.
Baik Tumpal Sitorus, Sabar Silalahi dan Tagor Hutapea masing-masing dipecat oleh DPP PDIP karena ketiga kader PDIP tersebut telah pindah ke partai lain sebagaimana tercantum dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang telah diumumkan KPU Tobasa. Tumpal pindah ke Partai Kedaulatan, Sabar Silalahi pindah ke Partai Patriot dan Tagor ke Partai Indonesia Sejahtera.
Dengan bergantinya Tumpal Sitorus berdampak positif terhadap lancarnya proses demokrasi di Tobasa dan sekaligus membuat para pejabat di Tobasa merasa lega karena mereka tiga tahun terakhir ini terkadang mendapat tekanan yang berdampak terganggunya kinerja pejabat bersangkutan. [bnd]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: