Penambangan Pasir Laut Pantai Labu Telah Memiliki AMDAL

LUBUK PAKAM, MANDIRI

Penambangan pasir laut di Pantai Labu yang dibutuhkan untuk material pembangunan Bandara Kuala Namu yang ijinnya telah dikeluarkan Pemkab Deli Serdang telah memenuhi seluruh ketentuan dan peraturan perundang-undangan. Hal itu dikemukakan Kepala Bapedalda Deli Serdang Henry Barus SH menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (23/10) di ruang kerjanya.

Menurut Barus sebelum ijin penambangan dikeluarkan, Tim Pusat Penelitian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Lembaga Penelitian USU yang dipimpin Dr Tini Sembiring MS bersama Prof DR Ing Ternala Alexander Barus MSc dan Prof DR Tonel telah melakukan pengkajian dan penelitian.

Karenanya, pengerukan pasir laut untuk kebutuhan pembangunan Bandara Kuala Namu berdasarkan hasil pengkajian dan analisa telah memiliki AMDAL yang dijadikan pedoman perusahaan melakukan pengelolaan lingkungan. AMDAL pengerukan pasir laut telah dikeluarkan pada 26 Mei 2008 yang lalu, berdasarkan hasil studi analisas Tim Pusat Penelitian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Lembaga Penelitian USU.

Dijelaskannya lokasi pengerukan pasir laut di Pantai Labu dilakukan berjarak 1,8 Km dari pantai atau sekira 1 mil lebih. Bahkan berdasarkan hasil kajian AMDAL yang dilakukan TPP-SDA-LLP USU di lokasi sekitar penambangan pasir tidak ada ditemukan terumbu karang.

Menjawab pertanyaan Henry Barus SH menyebutkan lokasi penambangan pasir laut untuk keperluan material pembangunan Bandara Kuala Namu sebagai pengganti Bandara Polonia Medan seluas 1.500 ha. Karena material yang dibutuhkan untuk penimbunan mega proyek Bandara Kuala Namu mencapai 6 juta meter kubik. Karenanya berdasarkan teori, kedalaman pasir yang akan dieksploitasi hanya sekira 40 cm.

Menyinggung teknis pengerukan pasir laut, Barus menyebutkan dari lokasi pengerukan pihak perusahaan memasang pipa hingga kedarat dan dimasukkan ke stock file. Selanjutnya air yang tercampur dengan pasir diendapkan ke dalam kolam-kolam yang sudah disediakan baru dialirkan kembali ke laut setelah memenuhi persyaratan perundang-undangan.

Sementara Cabup Deli Serdang Drs H Amri Tambunan pada saat kampanye di Pantai Labu juga dengan tegas telah menjamin tidak akan terjadi kerusakan laut akibat pengerukan pasir yang diperuntukkan bagi pembangunan Bandara Kuala Namu. Bahkan pemanfaatan pasir laut untuk material pembangunan Bandara merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan. Karena bila kebutuhan material diambil dari tanah darat akan terjadi lahan-lahan yang menganga dan kerusakan badan jalan yang ada di Deli Serdang.

Demo

Terkait pengerukan pasir di Pantai Labu, seribuan warga dari empat desa bersama sejumlah lembaga melakukan aksi unjukrasa ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (23/10). Massa menuntut pengerukan dihentikan. Setelah menyampaikan aspirasi, massa pun membubarkan diri. [smt]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: