Syamsul Temui Bocah Penulis Surat Ucapan Selamat

MEDAN, MANDIRI

Bupati Langkat H Syamsul Arifin SE ditemani anak sulungnya Ir Bebby Arbiana MM menemui Jihan Mafira Sebayang (8 ) siswa kelas II C SD Harapan Mandiri di sekolahnya Jalan Brigjen Katamso, Medan, Rabu (4/6), dua jam sebelum bertolak ke Istana Negara Jakarta untuk menerima Piala Adipura dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Anak pasangan Andri Mulia Sebayang pegawai Tirta Kimia dan Yanti Wikartika pegawai Bank Danamon yang pagi itu sedang mengikuti ujian semester mata pelajaran Bahasa Inggris tampak terkejut karena tidak menyangka tatkala pihak sekolah mengkabarkan kepadanya, Syamsul Arifin dan Bebby sudah menantinya di halaman sekolah.

“Biar Jihan menyelesaikan ujiannya dulu. Akan saya tunggu,” ujar Syamsul Arifin kepada Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Mandiri Medan Drs Wiriyanto, Wakil Koordinator H Ramli J Marpaung SH SE, Kepala SD Sugimin SAg dan Kasek TK Nuning yang menyambut kehadiran Gubsu terpilih tersebut.

Wiroyanto dan para pendidik lainnya juga terlihat tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya, karena kehadiran Syamsul Arifin tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Dan seperti biasa, Syamsul pun datang tanpa iringan voridjers (mobil pengawal).

Namun itulah Syamsul Arifin yang menurut guru politiknya Zaidan BS, merupakan sosok selebritis politik masa kini yang cukup ditandai masyarakat.

Begitu sampai di halaman sekolah Harapan Mandiri, sungguh pun ia berpakaian biasa dan tanpa memakai kaus kaki, sontak sejumlah wali murid yang mayoritas kaum ibu menyerbunya untuk bersalaman dan minta foto bareng dengan kamera handphone masing-masing. Tingkah spontan itu pun diikuti sejumlah siswa SD dan TK.

“Saya mau jumpa Jihan yang tiga minggu lalu menulis surat ucapan selamat buat saya,” jawab Syamsul Arifin menuntaskan keingintahuan para wali murid dan guru.

Seusai ujian, Jihan yang bermukim di Jalan Bajak II Amplas Medan ini pun digiring seorang guru menemui Syamsul Arifin yang sudah melalak dari satu ruangan ke ruangan lain di lantai II dan III sekolah.

Anak polos dan tampak cerdas itu pun dibawa kembali oleh Syamsul Arifin ke ruang kelasnya untuk bercengkrama dengan guru dan teman sekelas Jihan, setelah mendapat pujian dan pelukan kasih sayang.

Berlanjut kemudian, Jihan digandeng bagai cucu sendiri ke ruang lain dan kemudian duduk semeja dengan Syamsul Arifin di ruang yayasan.

Naik Beca
 
 

 

Terhadap Syamsul Arifin sosok pemimpin yang dikaguminya itu Jihan berungkap, surat berisi ucapan selamat terpilih sebagai Gubsu periode 2008-2013 yang ditulisnya sendiri itu diantarnya ke kediaman Syamsul Arifin di Jalan STM/Suka Dharma Medan sekira tiga minggu lalu dengan menumpang beca.

“Atok nggak di rumah waktu itu. Jadi surat kami titipkan sama penjaga rumah Atok,” ujar Jihan polos.

Tanpa ragu-ragu, Jihan dengan bahasa anak-anak, juga mengungkapkan rasa simpatinya dengan Syamsul Arifin. Bocah manis berambut keriting itu menyatakan, Syamsul Arifin merupakan pemimpin penyayang anak-anak dan hormat pada orang tua.

Itulah yang menjadi alasannnya, mengapa ia tanpa perintah siapa pun berkirim surat ucapan selamat kepada Syamsul Arifin.

Syamsul Arifin kepada Jihan berpesan, inisiatif dan keberanian yang dimilikinya hendaknya menjadi modal untuk menyelesaikan pendidikan setinggi dan sebaik mungkin. “Pesan juga buat orang tua Jihan, supaya menghubungi tante Bebby. Saya kepingin jumpa dengan orang tuamu. Salam buat mereka dan keluarga ya,” ucap Syamsul Arifin seraya menitipkan nomor handphone Bebby.

Asril (33) penarik beca yang dikonfirmasi terpisah membenarkan pengakuan Jihan, bocah sekampungnya yang sudah dua tahun lebih diantar jemputnya ke sekolah. Menurut Asril yang bertempat tinggal di Jalan Sumber Amal Amplas ini, Jihan kepingin langsung menyerahkan surat kepada Syamsul Arifin, sehingga bocah itu pun memintanya untuk dibawa ke Jalan STM Medan seusai sekolah.

“Hari pertama kami ke sana, tidak ketemu siapa-siapa. Rumah lagi sepi. Besok harinya, kami datang lagi. Karena Pak Syamsul di Stabat, Jihan menitipkan suratnya kepada penjaga rumah,” kata Asril seraya berungkap, cukup bersimpati dengan penjaga rumah Syamsul Arifin yang tidak angkuh, sungguhpun yang datang seperti dirinya yang tukang beca. SUS

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: