Toluto: Diulang Berapa Kali Pun Pilkada, Tuhan Telah Memilih Siapa Pemimpin Bonapasogit

–Soal Pemungutan Suara Ulang Pilkada Taput–
TARUTUNG, MANDIRI

Banyaknya pernyataan penolakan masyarakat Tapanuli Utara (Taput) melalui kepala desa termasuk penolakan DPRD Taput seputar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor: 49/PHPU.D-VI/2008 yang memutuskan dilakukannya pemungutan suara ulang di 14 kecamatan minus Kecamatan Muara, tidak menyurutkan nyali Torang Lumbantobing (Toluto) untuk kembali berkompetisi secara demokratis.
“Mau diulang berapa kalipun pilkada ini, Tuhan telah memilih siapa yang memimpin untuk Bonapasogit Tapanuli Utara tercinta ini. Untuk itu kepada seluruh masyarakat Taput saya imbau agar semua mematuhi keputusan MK tersebut. Walau banyak aksi penolakan putusan itu dari berbagai elemen masyarakat bahkan DPRD Taput pasca putusan itu, saya mengajak kita semua agar mari kita tunjukkan bahwa kebenaran itu tetap kebenaran dan pilihan Tuhan itu tetap tidak berubah,” ujar Toluto, Senin (29/12) kepada wartawan di Tarutung.
Toluto menegaskan, jabatan Bupati yang selama ini diembannya merupakan sebuah amanah dari Tuhan. “Bagi saya pribadi, jabatan Bupati ini adalah sebuah amanah dari Tuhan yang harus saya jalankan dengan setulus hati dan bukan sebagai ajang untuk mencari kekuasaan atau ajang untuk memperkaya diri,” lanjut Toluto.
Dijelaskan, sesuai dengan putusan MK yang mengalahkan putusan KPU Taput tersebut, sebenarnya pihak yang dirugikan adalah Torang Lumbantobing dan pasangannya Bangkit P Silaban SE. “KPU Taput yang digugat, namun akibat putusan itu, kami (Torang Lumbantobing-Bangkit P Silaban SE) yang dirugikan. Pun demikian, kita tetap siap melaksanakan putusan itu dan tidak akan saya biarkan kekayaan bumi Tapanuli Utara ini dibawa lari ke luar daerah,” tandasnya.
Biarlah bumi Tapanuli Utara ini tetap damai dalam kekerabatan yang baik dan terjalin erat selama ini. “Jangan gara-gara pilkada, kita semua rusak dan terpecah-pecah, untuk itu kepada keenam pasangan calon saya mengajak agar mari kita tetap menjaga kondisi yang baik selama ini,” ajak Toluto.
Kepada pihak KPU Taput, Toluto juga mengimbau agar secepatnya merampungkan tahapan-tahapan pemungutan suara ulang, mengingat jadwal pemungutan suara hanya 60 hari sejak putusan MK dibacakan tanggal 16 Desember 2008 di Jakarta. “Kita semua telah mengetahui putusan MK itu bersifat final dan mengikat, jadi marilah kita taati bersama, karena apapun nantinya hasil daripada pemungutan suara ulang ini, itulah yang sebenarnya keinginan Tuhan,” ujarnya.
Dipenghujung wawancara, Toluto tak lupa mengucapkan selamat Natal kepada masyarakat Taput yang beragama Nasrani dan selamat Tahun Baru 2009 kepada seluruh masyarakat Tapanuli Utara. [asi]

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: