MEDAN, MANDIRI
Perampok bersenpi menggasak PT Pomona, distributor produk Unilever di Jalan Cemara No 35, Medan Timur, Rabu (3/12) sekitar pukul 01.30 WIB. Akibatnya pihak perusahaan mengalami kerugian uang tunai Rp250 juta, bilyet giro dan bon faktor yang disimpan dalam brankas.
Kapolsek Medan Timur AKP Saiful Bahri SH mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, bahwa pengakuan petugas security (satpam) perusahaan, Bambang Eka Syahputra (30) warga Jalan Cemara ditodongkan senjata api (senpi) di kepalanya. Lalu tangan dan mulut diikat dengan menggunakan lakban dan disekap dalam ruangan penjagaan.
Pengakuan Bambang, pelaku mendatangi gudang dengan mengendarai mobil Kijang Inova warna dengan kaca gelap. Pelaku turun dan langsung menodongkan senpi kepadanya dan melakukan penyekapan dengan mengikat tangan mulut penjaga gudang, terang Saiful.
Dijelaskan, peristiwa tersebut diketahui manajer PT Pomona, Fadly (32) warga Komplek Cemara Asri No 150 yang seperti biasanya membuka perusahaannya. Ironisnya, saat pintu terbuka Fadly tidak ada melihat satpam (Bambang-red). Namun Bambang ditemukan di dalam pos penjagaan.
Disebutkan, peristiwa perampokan tersebut terkesan ada unsur kejanggalan. Pasalnya pintu ruangan tidak ada tanda kerusakan dengan kekerasan. Menurut alibi penyidikan kepolisian, brankas persahaan ada dua unit yakni satu berada di lantai satu dan brankas satunya lagi dilantai dua ruang pimpinan perusahaan.
“Dari kondisi pintu ruangan ada terindikasi permainan, namun begitu petugas tetap melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap perampokan tersebut. Manajer perusahaan yang melaporkan peristiwa tersebut serta satpam gudang masih dimintai keterangannya,” ujar Kapolsek Medan Timur seraya menepis kalau pelaku menggunakan senpi. [jam]
Distributor Unilever Dirampok, Ratusan Juta Raib
Desember 4, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Kategori: Medan Metropolitan
Ditandai: Perampokan, Unilever

0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.