Harian Mandiri Online

Gadai Perhiasan Istri Demi Partai

Nopember 18, 2008 · 1 Komentar

Ini pembelajaran bagi politisi yang terjun ke dunia politik. Dalam berjuang, kerahkanlah semua kemampuan jika hasil yang ingin dicapai maksimal.
Seperti halnya yang dilakoni Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs H Hasrul Azwar MM, saat mulai bergabung dengan PPP Tahun 1977 silam.
Saat itu, segenap kemampuan mampun harta yang dimiliki dicurahkan untuk partai. Tak tanggung-tanggung, Hasrul pun harus rela menggadaikan perhiasan milik istrinya, demi partai berlambang Ka’bah tersebut.
“Kalau kita ingin mencapai hasil yang maksimal, maka kita harus siap korbankan segalanya,” ujar Hasrul memotivasi seratusan peserta Orientasi Calon Anggota Legislatif (DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kota) PPP Dapem Kota Medan di Medan, Ahad (16/11).
Perjuangan dan pengorbanan Hasrul ternyata tidak sia-sia. Hasrul pernah menjabat Ketua DPW PPP Sumatera Utara selama dua periode. Selama dua periode pula, Hasrul terpilih sebagai Anggota DPRD Sumut dari PPP.
Karir politisi yang dikenal akrab dan peduli dengan semua lapisan masyarakat ini semakin melambung tatkala ia terpilih menjadi Anggota DPR RI pada Pemilu 2004 lalu. Dan hingga saat ini, Drs H Hasrul Azwar MM masih menjabat Ketua Komisi VIII DPR RI.
Setelah menanggalkan jabatan Ketua DPW PPP Sumut, bukan berarti Caleg DPR RI Nomor Urut 1 Dapem I ini tak lagi menjabat sebagai pengurus PPP. Hasrul malah diamanahkan menduduki jabatan Ketua DPP PPP hingga saat ini.
Kembali ke Orientasi Caleg PPP. Selain harus siap mengerahkan segala kemampuan yang ada, setiap Caleg PPP harus pandai meraih simpati masyarakat. Tampang yang ganteng atau paras cantik rupawan, bukan jaminan untuk meraih suara pada Pemilu 2009 mendatang.
Hasrul lantas mencontohkan kemenangan H Syamsul Arifin SE pada Pilgubsu beberapa waktu lalu dan Barack Husein Obama pada Pilpres Amerika Serikat barusan.
Kedua kandidat boleh dibilang sama-sama tidak memiliki wajah yang terlalu ganteng. Sementara pesaing keduanya boleh dibilang memiliki tampang yang agak lumayan. Tokh, keduanya berhasil menduduki singgasana yang mereka incar. Apa resepnya?
Dikatakan Hasrul, Syamsul berhasil memenangkan Pilgubsu karena sosok dan programnya yang merakyat. Dalam setiap kunjungannya menjumpai calon pemilihnya, Syamsul yang memiliki gelar Datuk Srilelawangsa Hidayatullah selalu mengindari protokoler dan pengawalan yang kaku.
Bahkan, satu kilometer sebelum sampai ke tujuan, Syamsul biasanya berjalan kaki dan menyalami warga setempat. Dalam mengunjungi daerah tertentu, Sahabat Semua Suku itu bahkan tidak menggunakan mobil. Syamsul datang menjumpai calon pemilihnya dengan mengendarai sepeda motor.
“Perjuangan yang dilakukan Syamsul Arifin tidak sia-sia, ia berhasil terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara,” ujar Hasrul.
Kemudian Hasrul memaparkan sosok Ali Umri, salah seorang Calon Gubsu yang keok pada Pilgubsu lalu. Walikota Binjai ini gagal meraih jabatan Gubernur Sumatera Utara Periode 2008-2013 karena dianggap kurang lihai dalam meraih simpati masyarakat.
Kegagalan Ali Umri antara lain disebabkan dalam setiap kunjungannya menemui masyarakat ia selalu menggunakan iring-iringan mobil yang cuku panjang. Hal ini tentunya cukup membuat pengguna jalan lainnya menggerutu.
Ditambah lagi setibanya di tempat tujuan, Ali Umri selalu mendapat pengawalan yang cukup ketat sehingga warga yang ingin bersalaman dengan Ali Umri saja cukup sulit. Alih-alih simpati yang diraih, malah antipati yang diperoleh Ali Umri.
Kegagalan Ali Umri dibuktikan dengan perolehan suara masing-masing kandidat Pilgubsu. Ketika itu, kata Hasrul, Ali Umri yang notabene calon nomor urut 1, perolehan suaranya cuma nomor urut 5. Sementara Syamsul Arifin sebagai calon nomor urut 5, perolehan suaranya nomor 1.
Demikian halnya dengan Barack Husein Obama, Capres AS terpilih keturunan Kenya. Presiden AS ke-44 ini berhasil mengalahkan rivalnya, John McCain secara telak berkat kepiawaiannya dalam memilih isu yang disampaikannya kepada masyarakat.
Belajar dari kedua pemilihan tersebut, Hasrul mengajak semua Caleg PPP agar pandai-pandai meraih simpati masyarakat. “Kerahkan semua kemampuan yang ada dan jaga kekompakan, target 15% perolehan suara PPP pada Pemilu 2009 insya Allah akan tercapai,” tandas Hasrul. [adi]

Kategori: Berita Utama
Ditandai: ,

1 response so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar