Pemkab Madina Diminta Segera Perbaiki Jalan Longsor di Desa Hayu Raja

PANYABUNGAN, MANDIRI
Warga Kecamatan Puncak Sorik Merapi meminta Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal cq Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi untuk segera memperbaiki jalan longsor di Desa Hayu Raja untuk mengantisipasi korban kecelakaan yang selalu mengancam para pengguna jalan karena kian hari lebar badan jalan sudah semakin menyempit akibat longsor.

mandiri/sarmin harahap)

LONGSOR. Kondisi jalan yang longsor pada tikungan patah di wilayah Desa Hayu Raja, Kecamatan Puncak Sorik Marapi yang mengancam jiwa manusia sangat butuh perhatian dan tindakan cepat dari Pemkab Madina. (foto: mandiri/sarmin harahap)

“Kita berharap jalan yang longsor ini segera diperbaiki pemerintah untuk menghindari bahaya kecelakaan karena badan jalan yang sudah menyempit ini sudah sering mengancam jiwa manusia karena kondisi badan jalan ini selain longsor juga berada pada posisi menanjak dan berada pada  titik tikungan patah, ujar Tokoh Masyarakat Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Arsad kepada Mandiri yang langsung menunjukkan lokasi di Desa Hayu Raja, Rabu (29/10 ).
Lebih detail dijelaskan tokoh masyarakat yang didampingi beberapa orang penduduk setempat, badan jalan yang sudah longsor ini sudah hampir satu bulan namun sepertinya dibiarkan begitu saja dan sampai saat ini belum juga ada perhatian pemerintah derah. “Padahal jalan kabupaten ini sangat padat akan kendaraan yang melintas menuju Kecamatan Puncak Sorik Merapi,” ujarnya.
“Kalau dibiarkan berlama-lama sangat berbahaya bagi pengguna jalan yang besar kemungkinan akan menelan jiwa manusia karena kedalam longsor di pinggir badan jalan mencapai 50 meter, dan bukan hanya itu saja, ketajaman tikungan juga akan membuat bahaya bagi kendaraan yang jarang melewatinya, apalagi di waktu malam tidak ada penerangan juga rambu-rambu tanda bahaya,” katanya.
Arsad juga mengatakan, perbaikan badan jalan yang longsor sangat mendesak mengingat kalau sempat badan jalan terputus total, maka hubungan ke kecamatan ini akan lumpuh total.
“Badan jalan sekarang tinggal 1,5 meter. Kalau sempat ini badan jalan terputus total, maka kita akan kehilangan komunikasi darat dan akan banyak dampak yang akan timbul mulai harga bahan pokok juga berdampak pada kebutuhan lainnya, dan yang paling fatal anak sekolah yang keluar dari desa ini menuju desa lainnya untuk aktivitas belajar pada tingkat SLTP dan SLTA akan mengalami masalah serius,” sebutnya.
Arhan Nasution (29) sopir angkot jurusan Puncak Sorik Merapi-Panyabungan mengaku selalu khawatir jika melintasi jalan tersebut karena resiko keselamatan penumpang ada padanya.
“Hal yang membuat saya selalu khawatir terkait cuaca yang saat ini selalu musim hujan yang mengakibatkan kadar tanah semakin lembab dan rawan lonsor. Sehinga saya selalu mengalami trauma saat melewati badan jalan tersebut,” katanya.
Nurainun Rambe (33) warga Desa Sibanggor Julu menuturkan, kondisi badan jalan ini membuat dia khawatir jika melintas karena dia  selalu dihadang mobil angkutan yang datang dari arah berlawanan, sementara posisi badan jalan yang longsor ini persis pada tikungan juga tanjakan.
“Sebagai seorang perempuan saya sangat bingung jika dihadang oleh mobil yang berlawanan arus. Sementara jurang di pinggir jalan sangat dalam dan kalau saya ke kanan jalan tidak mungkin,” tuturnya.
Dari laporan masyarakat kepada Mandiri, sudah sering pengendara roda dua terjatuh dan mengalami korban luka-luka. Mereka berharap sebelum ada korban jiwa pihak pemkab segera turun tangan melihat kondisis jalan yang sudah sangat darurat tersebut.
Sementara itu Kadis PUP Madina yang coba dihubungi Mandiri untuk konfirmasi mengalami kegagalan karena Kadis sedang di luar kota, sementara pejabat teknis lainnya tidak ada di kantor. Tapi berdasarkan informasi yang beredar, Kadis PUP Madina Ir Abdullah Dalimunthe telah menurunkan langsung anggotanya ke lokasi longsor untuk melihat lebih dekat kondisi jalan yang mengancam di Kecamatan Puncak Sorik Marapi yang merupakan lokasi jalan menuju objek wisata Aek Milas (air panas) Sibanggor, salah satu objek wisata favorit di Madina. [srh]

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.