Nelayan Pantai Labu Tolak Pengorekan Pasir Luat

LUBUK PAKAM, MANDIRI

Seratusan nelayan yang tergabung dalam ulayat adat dari berbagai desa di Kecamatan Pantai Labu, Senin (2/6) mendatangi grdung DPRD Deli Serdang untuk menyampaikan aspirasinya tentang penolakan rencana pengerukan pasir laut di daerah pesisir laut yang akan digunakan sebagai penimbunan pembangunan Bandara Kuala Namu.

Aksi tersebut merupakan tindak lanjut demo yang mereka gelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Paluh Sibaji, Selasa (27/5) lalu. Dalam orasinya nelayan meminta agar rencana pengorekan pasir laut dikaji ulang oleh DPRD Deli Serdang. Bila pengerukan direalisasi akan dapat menimbulkan kemiskinan dan kelaparan kepada keluarga nelayan. Mereka menyepakati rencana tersebut dibatalkan karena dapat merusak ekosistem laut.

Dengan menggelar spanduk dan tulisan di kertas karton, mereka menilai bila pengorekan dilaksanakan maka hasil tangkapan kerang dan ikan laut akan berkurang, mengakibatkan kegiatan nelayan menjadi pengangguran.

Kehadiran mereka diterima komisi D dan dihadiri Camat Panti Labu M Taher Siagian serta kepala desa Pantai Labu Pekan, Muslim. Menanggapi keluhan para nelayan, Komisi D akan mengundang warga nelayan kembali untuk dengar pendapat dengan PT Cipta Trakindo Pratama, Dinas Cipta Karya dan Pertambangan Deli Serdang untuk mencari jalan terbaik agar masing-masing pihak tidak dirugikan. SMT

Tinggalkan Balasan