Harian Mandiri Online

Pemkab dan DPRD Tobasa Temu Ramah Dengan DL Sitorus

Mei 30, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

BALIGE, MANDIRI

Para pejabat Pemkab dan DPRD Tobasa bersama tokoh masyarakat, Kepala Desa dan Camat melakukan temu ramah dengan pengusaha terkenal Ssutan Raja DL Sitorus di desa Pasambilan, Kecamatan Silaen baru-baru ini.

Acara ramah tamah yang diawali dengan doa mohon tuntunan dan perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan para pembicara baik dari tokoh masyarakat, Kepala Desa dan Camat menyampaikan rasa terima kasih kepada Sutan Raja DL Sitorus atas berbagai upaya yang telah dilakukan membantu pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan berbagai aspek kehidupan di Indonesia termasuk Kabupaten Toba Samosir.

Ketua DPRD Tobasa Tumpal Sitorus pada kesempatan tersebut menyampaikan permohonan secara lisan agar DL Sitorus berkenan membangun sebuah perguruan tinggi di Kabupaten Toba Samosir. Setelah mengenang masa lalunya yang gagal melanjut ke perguruan tinggi karena orang tua tidak mampu membiayai perkuliahannya, Tumpal juga berjanji apabila ada rencana membangun perguruan tinggi akan siap berjuang di legislatif memberikan kemudahan-kemudahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati Tobasa Drs Monang Sitorus SH MBA mengucapkan terima kasih atas nasehat yang diberikan Sutan Raja DL Sitorus sebagai Penasehat utama Bupati yang juga sekaligus sebagai abang terhadap adik. Nasehat yang diberikan selama ini sungguh berguna untuk menopang peningkatan pembangunan ekonomi kerakyatan. Hal itu telah dibuktikan dalam penyusunan dan pelaksanaan anggaran Kabupaten Toba Samosir.

Bupati menjelaskan bahwa saat ini PDRB Kabupaten Toba Samosir menduduki peringklat tertinggi untuk Sumatera Utara khusus untuk kawasan dataran tinggi, suatu hal yang boleh kita banggakan dan hal itu dicapai antara lain karena kesungguhan kerjasama Pemkab dan DPRD membangun ekonomi kerakyatan dalam berbagai sektor.

Monang Sitorus juga berterima kasih atas berbagai sumbangan materi terutama moril yang diberikan ke Kabupaten Toba Samosir khusunya sejak awal kepemimpinan Monang Sitorus hingga sekarang antara lain bantuan biaya pembangunan dan pengadaan gedung Kantor Camat Silaen, Balai Desa Sibisa, Gedung SD Sibisa, 100 tiang listrik di Kota Balige, Mobil Inova kendaraan dinas Camat Siantar Narumonda, mobiler Kantor Camat Siantar Narumonda dan bantuan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu pada kesempatan tersebut.

Secara khusus atas rencana pemberian bantuan 2 unit perangkat peralatan untuk pelayanan KTP Nasional untuk dipasang di Kecamatan Silaen dan Lumban Julu, Bupati berjanji akan memanfaatkan bantuan yang bernilai dua ratusan juta itu seoptimal mungkin untuk pelaksanaan program KTP gratis di Kabupaten Toba Samosir dan berharap kepada DPRD Tobasa untuk bersama-sama dapat menampung peningkatan biaya operasional Kepala Desa pada tahun anggaran yang akan datang sejalan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat oleh Kepala Desa yang seluruhnya sudah mendapat kenderaan dinas roda dua.

Bupati Tobasa juga menjelaskan kepada seluruh peserta temu ramah bahwa akhir-akhir ini tingkat kepercayaan untuk investasi dan berpartisipasi dari luar Tobasa untuk pembangunan di Kabupaten Tobasa semakin meningkat untuk menggali dan mengembangkan berbagai peotensi sumber daya alam Tobasa yang terkenal cukup kaya dan ditambahkan bahwa yang masih rendah adalah kualitas sumber daya manusia.

Untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia warga Tobasa, sejalan dengan pembangunan kantor kepala desa tahun 2008 yang total dana keseluruhan dua milar kepada DL Sitorus dimohonkan untuk berkenan memberikan bantuan mobiler kantor kepala desa dimaksud serta buku-buku agar kantor kepala desa dapat difungsikan sekaligus sebagai perpustakaan desa dan Pembinaan Anak Usia Dini (PAUD).

Pada pertemuan itu Sutan Raja DL Sitorus merasa terharu atas kehadiran para tokoh masyarakat, para kepala desa dan camat serta pimpinan satker se-Kabupaten Tobasa. “Sejalan dengan sebutan TOBASA saya mengajak agar para pemimpin di daerah ini betul-betul berperan sebagai pemimpin dengan motto Tuntun Orang Banyak Agar Masyarakat Sejahtera dan Adil,” ajak DL Ssitorus yang disambut tepuk riuh hadirin.

Tanpa bermaksud menyombongkan diri DL Sitorus menjelaskan kepada peserta ramah tamah bahwa pembangunan yang dilakukan selama ini merupakan janji pada diri sendiri ketika mengalami pahit getirnya kehidupan semasih kecil yang ditinggal ayahnya ketika DL Sitorus berusia lima tahun.

Dijelaskan pada masa kecil dirinya pernah dijemur di panas terik beralas daun pisang karena sakit, pada saat itu terhadap dirinya ia berjanji suatu saat akan saya bangun rumah sakit. Juga DL Sitorus merasakan susahnya hidup sebagai anak petani karena pukul 04.00 WIB harus ke sawah untuk mengalihkan tali air dan melewati semak yang berembun dan berbagai rintangan lainnya termasuk cuaca yang cukup dingin agar padi yang ditanami dapat menghasilkan.

Menanggapi kualitas SDM yang masih rendah DL Sitorus mengajak seluruh peserta ramah tamah agar meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak melakukan pencerahan kepada masyarakat. Para Kepala Desa agar mendata warganya yang sudah sarjana untuk dipekerjakan di Pulau Seram, Kloaka Propinsi Sulawesi Tenggara dengan syarat harus tahan menderita dan sanggup senang untuk meraih suatu kehidupan yang lebih manis seperti pepaya ketika masih akar, batang dan daun masih pahit tetapi lama-lama buahnya yang matang akan manis.

Tentang usul pembangunan Perguruan Tinggi, dia sangat menjaga jangan sampai ada pihak yang merasa disaingi bahkan disakiti karena selama ini hubungan sangat baik dengan pihak pengelola perguruan tinggi di kawasan Tapanuli dan bukan untuk mengelak untuk itu agar terlebih dahulu dibicarakan dengan baik.

Sebelum mengakhiri sambutannya DL Sitorus mengucapkan terima kasih atas dukungan moral kepada dirinya sejak ditempatkan di pengasingan dan tentang kasus yang dituduhkan kepadanya, DL Sitorus dengan tegas mengatakan dalam waktu dekat akan mengadakan konferensi pers menjelaskan bahwa tuduhan terhadap dirinya tidak benar. “Jangankan hakim yang bertanya, Tuhan pun yang bertanya saya akan jawab bahwa saya tidak pernah merambah hutan bahkan setan pun yang bertanya tentang hal itu, jawaban saya tetap sama,” ujar DL Sitorus mengungkapkan rasa kecewanya terhadap penegakan hukum khususnya kepada anak negeri. BND

Kategori: Berita Daerah

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar